Share

Berlayar Tak Sesuai Izin, 10 Kapal Ikan Indonesia Ditertibkan

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Sabtu 12 Februari 2022 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 12 320 2546214 berlayar-tak-sesuai-izin-10-kapal-ikan-indonesia-ditertibkan-lkK0KMkeAC.jpg 10 kapal ikan ditertibkan. (Foto: Ilustrasi istimewa)

JAKARTA — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menertibkan 10 kapal perikanan Indonesia yang beroperasi tidak sesuai aturan di Perairan Halmahera dan Banggai pada Rabu, (9/2/2022) malam.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Laksamana Muda TNI Adin Nurawaluddin mengatakan, penertiban terhadap kapal perikanan Indonesia yang melanggar ketentuan tersebut merupakan keseriusan KKP dalam mengawal program prioritas penangkapan ikan terukur.

“Untuk mengawal penangkapan ikan terukur, kami akan terus melaksanakan pengawasan untuk memastikan program tersebut dapat berjalan baik di lapangan, termasuk melalui operasi untuk mendorong kepatuhan kapal perikanan Indonesia,” kata Adin dalam keterangan yang diterima, Sabtu(12/2/2022).

 BACA JUGA:Latihan Militer Rusia dan Belarusia Dimulai, 6 Kapal Tiba di Pelabuhan Krimea

Adin menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan terhadap 9 kapal ikan Indonesia ada KM INDO MARINA 8, KM INDO MARINA 10, KM CANCER 78, KM TEGUH JAYA, KM YASIN 04, KM MULIA JAYA 6, KM TEGUH JAYA 8, KM YASIN 09, dan KM ASMORO JAYA 8 dilakukan oleh Kapal Pengawas (KP) Paus 01 di wilayah Perairan Halmahera.

Sedangkan KM BUDI HARAPAN 09 diamankan oleh KP Hiu Macan 06 di Perairan Banggai.

“Dalam penangkapan yang dilakukan oleh KP Paus 01 tersebut diketahui 7 kapal beroperasi tidak sesuai dengan daerah penangkapan ikan (DPI), sedangkan 2 kapal lainnya diindikasikan melakukan alih muatan (transhipment) tidak sesuai dengan ketentuan, dan 1 kapal habis masa berlaku Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI),” jelasnya.

 BACA JUGA:2 Kapal Pesiar Disita Gara-Gara Belum Bayar Tagihan, Penumpang Panik

Adin menyampaikan, 9 dari 10 kapal tersebut saat ini telah dilakukan ad hoc ke Satwas SDKP Ternate.

Sedangkan satu kapal lainnya diproses di Satwas SDKP Banggai.

“Untuk 7 kapal yang kami amankan karena beroperasi di luar wilayah operasinya merupakan penegasan bahwa penangkapan terukur salah satunya harus di wilayah yang sesuai izinnya, seluruh kapal tersebut saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini