Share

Jangan Kaget! Mesin ATM dan EDC Bisa Punah Tergerus Digitalisasi

Athika Rahma, Jurnalis · Senin 14 Februari 2022 16:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 14 320 2547053 jangan-kaget-mesin-atm-dan-edc-bisa-punah-tergerus-digitalisasi-jMBWffsNt8.jpeg Digitalisasi Bank, ATM Bakal Tergantikan. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Perbankan terus melakukan penyesuaian di tengah perkembangan teknologi. Perbankan pun harus menyediakan layanan digital agar bisa mengakomodir kebutuhan nasabah.

Konsekuensinya tentu saja layanan perbankan model lama akan segera ditinggalkan, seperti Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Beberapa tahun ke depan, bank harus berpikir nasib ATM di tengah menjamurnya pembayaran digital.

Baca Juga: Dapat Kredit Perbankan, UMKM Bisa Gadai Emas

"Tentunya ke depan kita lihat, bagaimana nasib ATM apakah masih akan digunakan, apakah tidak akan ada ATM, lalu mesin EDC apakah masih relevan," ujar Ketua Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Kartika Wirjoatmodjo dalam Casual Talks On Digital Payment Innovation Of Banking, Senin (14/2/2022).

Tiko, sapaan akrab Kartika, memaparkan dalam periode 2015 hingga 2019, penggunaan pembayaran digital memang meningkat, namun intensitasnya melonjak dalam 2 tahun terakhir.

Baca Juga: Erick Thohir Tantang Bank Himbara Percepat Masyarakat RI Melek Keuangan

Selain itu, perbankan juga harus memikirkan nasib business acquiring perbankan ke depannya. Biasanya, bank bekerja sama dengan pelaku usaha dengan menggunakan POS (Point of Sales) atau mesin EDC (Electronic Data Capture). Jika pembayaran digital diadopsi dengan utuh, skema business acquiring dengan model ini juga harus dipikirkan ke depannya.

Menurut Tiko, saat ini konsumen memiliki pilihan membayar barang atau jasa yang lebih variatif. Lima tahun lalu, hanya ada 3 jenis pembayaran yaitu transfer bank, kartu debit dan kartu kredit, selain menggunakan uang tunai tentunya.

"Sekarang ada cara lain menggunakan dompet digital, aplikasi digital dan lainnya. Jadi bagi pengguna bisa memilih mana yang paling murah dan paling mudah digunakan dalam bertransaksi. Segmen yang berbeda memiliki preferensi berbeda," ujar Tiko.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini