Share

Proyek Bendungan Sungai Kusan Habiskan Uang Negara Rp2,9 Triliun

Antara, Jurnalis · Rabu 16 Februari 2022 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 16 470 2548335 proyek-bendungan-sungai-kusan-habiskan-uang-negara-rp2-9-triliun-SNRfBgRRKJ.jpeg Pembangunan bendungan sungai kusan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Pembangunan Bendungan Sungai Kusan, Kalimantan Selatan diperkirakan menelan dana sekitar Rp2,9 triliun. Proyek ini rencananya akan dibangun dengan dana APBD dan APBN.

"Alhamdulillah usulan pembangunan bendungan tersebut 90 persen sudah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan Subhansyah, Selasa (16/2/2022).

Secara teknis, persyaratan atau surat dari Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel terkait pembebasan kawasan hutan, surat persetujuan dari Gubernur Kalsel dan surat dari Dinas Lingkungan Hidup sudah dilengkapi oleh pemerintah daerah dan diserahkan langsung ke Kementerian PUPR.

Surat tersebut sebagai dasar dan tindak lanjut Kementerian PUPR dalam memperjuangkan pembangunan bendungan tersebut masuk pada proyek strategis nasional.

Agar proyek tersebut cepat terealisasi, pemerintah daerah juga menganggarkan dana sekitar Rp5 miliar untuk membangun akses jalan yang rencananya akan dimulai dikerjakan pada Juli 2022.

Selain itu dana Rp5 miliar tersebut juga digunakan untuk pembebasan lahan warga di tiga desa yaitu Desa Mangkalapi, Temunih dan Desa Batu Bulan dan sebagian juga digunakan proses pengkajian dan penelitian yang sebelumnya telah dilakukan oleh Dinas PU Tanah Bumbu.

"Tujuan utama pembangunan bendungan tersebut adalah untuk mengatasi banjir di wilayah Kusan hulu, namun dari hasil kajian dan penelitian dapat disimpulkan juga sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 6,5 MW, irigasi atau untuk sumber air baku," ujarnya.

Apabila proyek ini cepat terwujud maka banyak manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat Tanah Bumbu, khususnya pendapat asli daerah juga meningkat yang dihasilkan dari wisata, pertanian, PLTA dan PDAM.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini