Share

Dapat Rp36,3 Triliun, PUPR Bakal Bangun Jalan Baru Sepanjang 354 Km

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Kamis 17 Februari 2022 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 320 2548609 dapat-rp36-3-triliun-pupr-bakal-bangun-jalan-baru-sepanjang-354-km-bkaQ09Rjvn.jpg PUPR Dapat Dana untuk Bangun Jalan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melanjutkan pembangunan di bidang konektivitas, terutama penyelesaian infrastruktur jalan dan jembatan yang sudah mulai dibangun dan pemanfaatan infastruktur yang sudah terbangun.

Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian mengatakan, Ditjen Bina Marga mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp39,7 triliun pada tahun 2022. Dana itu akan digunakan untuk program infrastruktur konektivitas sebesar Rp37,3 triliun (93,94%) dan sebesar Rp2,4 triliun (6,06%) untuk program dukungan manajemen seperti kebutuhan gaji pegawai dan belanja operasional.

"Untuk infrastruktur jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp21,8 triliun untuk pembangunan jalan nasional baru yang ditargetkan sepanjang 354 km dan untuk preservasi/peningkatan kualitas jalan nasional," kata Hedy pada keterangan tertulisnya, Kamis (17/2/2022).

Dikatakan Hedy, pembangunan jalan nasional baru pada tahun 2022 tersebut diantaranya ruas Jalan Geumpang – Pameue (Aceh), Pansela Jawa (Jateng, DIY, Jatim), Planjan - Baron –Tepus (DIY), Siding/Seluas – Sekayang/Entikong (Kalbar), Long Pahangai – Long Boh & Long Bagun - Tering (Kaltim), Rasau - Jasa - Bts. Negara (Kalbar), Manado Outer Ring Road III (Sulut), Lingkar Kendari (Sultra), Mamberamo – Elelim dan Jalan Akses Jembatan Holtekamp (Papua), Towe Hitam – Oksibil (Papua).

"Juga untuk penanganan mendesak dan tanggap darurat penanganan longsoran poros Kab. Wajo dan Kab. Bone," sambung Hedy.

Selain pembangunan jalan, Hedy mengatakan pada tahun 2022 dialokasikan anggaran sebesar Rp6,9 triliun untuk pembangunan jembatan sepanjang 20.188 diantaranya Jembatan Sei Wampu (Sumut); Jembatan Way Rarem (Lampung); Ciloseh (Jabar), Sungai Ratah (Kaltim), Sungai Sambas Besar (Kalbar), Anak Nyum Cs (Papua), Pembangunan Jembatan Kretek 2 (DIY), Pembangunan Jembatan Ruas Tiong Ohang - Long Pahangai Pararel Perbatasan (Kaltim), Pembangunan Jembatan dan Oprit Boulevard (Sulut).

Baca Juga: KKP Selamatkan Kerugian Negara Sebesar Rp30 Miliar dari Tindak Penyelundupan BBL

"Kemudian juga untuk preservasi dan penggantian jembatan diantaranya Jembatan Olor Gedang (NTB), Kr. Baro (Aceh), Tano Ponggol (Sumut), Muaro Sako (Sumbar); S. Singgalan (Riau), Sei Tebat (Jambi), Cipamuruyan (Jabar), Ruas Yetti – Senggi – Mamberamo (Papua), Bts Kota Wamena - Piramid -Tiom (Papua)," kata Hedy.

Hedy mengungkapkan pada tahun 2022, juga akan menyelesaikan pembangunan Flyover / Underpass sepanjang 1.072 m dengan alokasi anggaran sebesar Rp0,2 Triliun, yakni untuk Flyover Kopo di Jawa Barat dan Flyover Patih Galung di Sumatera Selatan (Sumsel).

"Juga dialokasikan untuk dukungan pembangunan 9,2 km Jalan Tol sebesar Rp4,6 Triliun, yakni pada Tol Serang – Panimbang dan Tol Semarang – Demak. Sedangkan untuk program Padat Karya di tahun 2022 sebesar Rp4,5 triliun dengan target menyerap 55.695 tenaga kerja di seluruh Indonesia," pungkas Hedy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini