Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perajin Mogok Produksi, Jangan Kaget Tahu Tempe Menghilang di Pasar

Feby Novalius , Jurnalis-Jum'at, 18 Februari 2022 |05:07 WIB
Perajin Mogok Produksi, Jangan Kaget Tahu Tempe Menghilang di Pasar
Perajin Tahu dan Tempe Mogok Produksi karena Tingginya Harga Kedelai. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Perajin Tahu dan Tempe se-Jawa bakal melakukan aksi mogok selama tiga hari karena tingginya bahan baku produksi, yakni kedelai. Kedelai impor yang tak kunjung turun memberatkan para perajin dalam menjual tahu tempe ke masyarakat.

"Para perajin tahu tempe bakal mogok mulai tanggal 21 hingga 23 Februari 2022. Awalnya yang mengajukan pernyataan ingin lakukan mogok hanya DKI Jakarta dan Jabodetabek makin ke sini diikuti juga oleh daerah Bandung, Bogor, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah sama Jawa Timur sekarang sudah bikin pernyataan ikut. Sehingga bisa dibilang seluruh Jawa akan mogok produksi," ujar Ketua Umum Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu (Gakoptindo) Aip Syarifuddin.

Aip menjelaskan, aksi mogok ini sudah direncanakan sejak Desember 2021 yang lalu.

Namun, Gakoptindo berusaha melarang supaya produksi tetap berjalan.

Para perajin pun menuruti apa yang disarankan oleh Gakoptindo, tapi karena harga kedelai terus merangkak naik hingga tembus Rp 11.000 per kilogram, para perajin sudah tidak sanggup lagi.

Hingga akhirnya mereka tetap ingin melakukan aksi mogok produksi.

Baca Selengkapnya: Waduh! Seluruh Perajin Tahu Tempe se-Jawa Bakal Mogok Produksi 3 Hari

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement