Share

Pengusaha Hotel Senang Karantina Turis Asing Jadi 3 Hari

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 17 Februari 2022 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 17 470 2548644 pengusaha-hotel-senang-karantina-turis-asing-jadi-3-hari-3vJCaItztW.jpg Pengusaha Hotel Sambut Pemberlakuan Masa Karantina Turis Jadi 3 Hari. (Foto: Okezone.com/Avirista)

JAKARTA — Masa karantina bagi pelaku perjalanan dari luar negeri menjadi tiga hari. Di mana sebelumnya berlaku aturan masa karantina lima sampai tujuh hari.

Sekertaris Jenderal Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran menyambut positif kebijakan tersebut karena mendorong lebih banyak wisatawan dan menggerakan perekonomian melalui sektor ekonomi dan pariwisata.

Baca Juga: Jelang MotoGP Mandalika, NTB Kekurangan Kamar Hotel

“Tentu kami pelaku usaha yang bergerak dan terlibat didalamnya sangat menyambut baik dengan positif. Ini jadi kabar baik dan angin segar segmen wisatawan asing dalam memiliki ruang untuk masuk ke Indonesia,” kata Maulana dalam program Market Reciew IDX Channel, Kamis (17/2/2022).

PHRI menyatakan, pelaku pelaku perjalanan dari luar negeri khususnya mancanegara menjadi daya saing bagi negara Indonesia dan negara lain.

Baca Juga: PPKM Level 3 saat Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Kata Pengusaha Hotel

“Dengan adanya pemangkasan karantina ini bisa meningkatkan daya saing kunjungan dan tentunya mendorong pertumbuhan sejumlah sektor ekonomi dan pariwisata kita, bahkan negara lain kan sekarang beberapa sudah menghapus masa karantina,” urainya.

Berkaca dari Bali, Border atau pintu masuk Internasional telah terbuka dan diharapkan dapat dimaksimalkan peluangnya unttuk meningkatkan pertumbuhan sejumlah sektor wisata di indonesia mulai daro perhotelan, restauran dan tempat wisata.

“Kan Bali sudah dibuka kemarin juga di Bintan juga sudah ada travel bubble semoga ini ke depannya bisa mendatangkan banyak impact dan pengaruh terhadap sektor usaha dan pariwisata,” pungkasnya.

Dalam rangka menyambut penerapan masa pemangkasan hingga 1 Maret 2022, PHRI mengaku sejumlah stakeholders dan Industri tengah bersiap menyambut bangkitnya sektor ekonomi meskipun di masa pandemi Covid-19.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini