JAKARTA — Bisnis logistik membaik seiring dengan perbaikan ekonomi Indonesia tahun ini. Asosiasi Logitsik dan Forwarder Indonesia (ALFI) menilai aktivitas industri dan logistik dari sejumlah infrastruktur di Indonesia dapat terus bertumbuh di 2022.
Ketua Umum DPP ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan untuk kegiatan investasi yang didorong penggabungan atau mergernya Pelindo hingga pertumbuhan ekonomi Sejalan dengan hal tersebut, dia memastikan bahwa jasa logistik akan ikut tumbuh.
“Saya pikir kita dari ALFI, mengapresiasi apa yang dilakukan Pelindo ada dua hal yang tentunya kita harapkan mulai dari efisiensi yang kita harapkan dan telah menggabungkannya pelabuhan-pelabuhan dan kita masih tunggu blue print dan apa yang dilakukan untuk menurunkan biaya logistik,” kata dia dalam program Market Review IDX channel, Senin(21/2/2022).
Yukki Nugrahawan menilai dengan adanya pengabungan dapat berdampak pada pelayanan, efisiensi, digitalisasi dan memberikan kemudahan bagi para penerima jasanya.
“Dari segala peningkatan, mulai dari dalam negeri sangat jelas pertumbuhannya dan kita mengacu pada angka tahun 2022 yang lalu 67 Persen dari konsumsi dan 33 dari investasi, digitaliasi berapa pengguna mobile phone bagaimana dari perubahan-perubahan ini bisa terus disesuaikan dan pemerintah targetkan investasi lebih dari 1200 Triliun,” urainya