JAKARTA - Investasi merupakan hal yang dianggap masyarakat sebagai salah satu cara untuk mendapatkan keamanan kondisi keuangan jangka panjang.
Namun, kerap kali investasi justru merugikan.
Hal itu karena maraknya investasi secara ilegal sehingga malah membuat uang korban hilang begitu saja.
Menurut data dari Satgas Waspada Investasi (SWI), Senin (21/2/2022), kerugian masyarakat akibatr investasi ilegal mencapai Rp117,5 triliun pada tahun 2021-2022.
BACA JUGA:Investasi Saham untuk Jangka Panjang
Berikut ini yang dirangkum Okezone.com terkait ciri-ciri investasi ilegal agar anda tak tertipu:
1. Menjanjikan keuntungan tidak wajar dalam waktu cepat.
2. Menjanjikan bonus dari perekrutan anggota baru “member get member”.
3. Memanfaatkan tokoh masyarakat/ tokoh agama/Public Figure untuk menarik minat berinvestasi.
4. Klaim tanpa risiko (free risk).
5. Legalitas tidak jelas yang terdiri dari;
a. Tidak memiliki izin usaha.
b. Memiliki izin kelembagaan (PT, Koperasi, CV, Yayasan, dll) tapi tidak punya izin usaha.
c. Memiliki izin kelembagaan dan izin usaha.
namun melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izinnya.
SWI juga memberikan penjelasan soal upaya pencegahan ke masyarakat.
Di mana upaya itu dengan memberikan edukasi ke masyarakat luas dan crawling data melalui sistem waspada investasi.
Kemudian, untuk upaya penanganan bisa dengan rapat koordinasi, mengumumkan investasi ilegal kepada masyarakat, cyber patrol dan mengajukan blokir situs hingga aplikasi secara rutin ke Kominfo, dan laporkan informasi tersebut ke Bareskrim Polri.
SWI juga menambahkan, jika masyarakat terjebak dalam investasi ilegal yang menyebabkan kerugian uang, pengembalian dananya cukup sulit.
Terutama bagi yang uangnya sudah digunakan pelaku investasi ilegal.
Dalam skema ponzi, jika uplinenya beritikad baik mengembalikan semua dana downline-nya, maka downline bisa memperoleh uangnya.
Contohnya pada kasus KSP Pandawa Grup di mana ada upline yang mengembalikan uang downlinenya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.