JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi khusus di Donetsk dan Luhansk, dua wilayah yang menyatakan kemerdekaan dari Kiev.
Direktur Eksekutif Center of Law and Economic Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai, perang antar kedua negara tersebut akan berimbas pada sektor keuangan Indonesia.
"Ketegangan antara Rusia dan Amerika Serikat di Ukraina ini dampaknya ke sektor keuangan yang paling terasa," ujar Bhima saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (24/2/2022).
"Rupiah itu sudah bergerak di Rp 14.500 melemah dan ini akan terus bergerak diperkirakan mendekati level Rp15.000 jika kondisi konflik ini semakin meluas dan melibatkan banyak negara," sambungnya.
Menurut Bhima, konflik ini turut menimbulkan destabilitas di kawasan, dan tentunya akan merugikan prospek pemulihan dan stabilitas moneter yang ada di Indonesia. Pasalnya, bertepatan dengan tapering off dan juga kenaikan suku bunga yang terjadi di negara-negara maju.
"Selain itu, juga akan berdampak pada ekpsor Indonesia ke dua negara tersebut," tambahnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia ke Rusia pada Januari 2022 terealisasi sebesar USD176,5 juta atau setara Rp 2,52 triliun (kurs Rp 14.300/USD).
Berdasarkan data BPS, nilai ekspor Indonesia ke Rusia pada Januari 2022 yang sebesar USD 176,5 juta naik 58,69% (mtm) dibandingkan nilai ekspor Desember 2021 yang sebesar USD 111,2 juta.
Jika dibandingkan dengan realisasi ekspor Januari 2022 dengan Januari 2021, nilai ekspor RI ke Rusia naik 60,29% atau dengan nilai USD 110,1 juta.
Adapun komoditas yang banyak diekspor RI ke Rusia pada Januari 2022 di antaranya lemak dan minyak hewan/nabati dengan nilai USD 102,4 juta, karet dan barang dari karet dengan nilai USD11,1 juta.
Komoditas terbesar lainnya yang diekspor Indonesia ke Rusia yakni alas kaki dengan nilai USD 7,8 juta, karet dan barang dari karet dengan nilai USD 7,1 juta, dan barag lainnya dengan nilai USD47,9 juta.
Sementara itu, ekspor Indonesia ke Ukraina pada Januari 2022 hanya terealisasi sebesar USD5,4 juta atau setara dengan Rp 76,7 miliar (kurs Rp 14.300/USD).
Secara rinci, nilai ekspor RI ke Ukraina pada Januari 2022 turun 83,78% jika dibandingkan dengan nilai ekspor pada Desember 2021 yang sebesar USD 33,1 juta.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.