Gubernur juga mengucapkan terima kasih kepada Menteri Perdagangan RI yang bersedia hadir pada rapat ini dan ini menunjukkan kepedulian.
“Kehadiran Bapak Menteri di Jambi ini adalah suatu bentuk kepedulian beliau, dan kepekaan beliau terhadap isu-isu strategis yang sedang berkembang terkait perindustrian dan perdagangan, diantaranya terkait kenaikan dan kelangkaan minyak sayur secara siginifikan yang terjadi di Indonesia, khususnya di Provinsi Jambi dalam waktu beberapa minggu terakhir," ujar Al Haris.
Dia menuturkan, kenaikan dan kelangkaan minyak sayur tentunya berdampak terhadap peningkatan perekonomian Provinsi Jambi.
“Permasalahan ini menjadi perhatian kita bersama, khususnya isu strategis terkait kenaikan dan kelangkaan minyak sayur. Saya meminta kepada Pemerintah kabupaten/kota se Provinsi Jambi, pengusaha, dan distributor untuk tetap menjaga stabilitas harga," tukas Al Haris.
Dia menambahkan, sebelumnya sudah mengadakan pertemuan bersama distributor minyak sayur yang ada di Jambi.
Hasilnya adalah untuk persediaan kebutuhan konsumsi minyak sayur di Provinsi Jambi dalam kondisi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Saya berpesan, kepada masyarakat agar tidak melakukan panic buying atau membeli barang secara berlebihan sehingga menyebabkan kelangkaan barang, karena kondisinya dalam keadaan aman,” ungkap Al Haris.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.