Share

5 Fakta Pedagang Daging Sapi Mogok Jualan Seminggu, Bikin Emak-Emak Sedih

Shelma Rachmahyanti, MNC Media · Senin 28 Februari 2022 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 320 2553233 5-fakta-pedagang-daging-sapi-mogok-jualan-seminggu-bikin-emak-emak-sedih-hM4Ac2EolD.jpg Daging Sapi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penjual Daging Sapi mengaku siap mogok karena tingginya harga daging sapi. Pedagang siap mogok jualan ketika harga daging menyentuh Rp130.000 per kilogram.

"Mau ada mogok kalau di angka Rp130.000. Sekarang ketengan Rp125.000," ujar penjual daging sapi Buluk kepada Okezone.

Berikut fakta pedagang mengeluh harga daging sapi yang telah dirangkum Okezone, Senin (28/2/2022):

1. Ada Permainan

Dirinya mengaku tak mengetahui detail alasan kenaikan daging sapi. Menurutnya, hal ini menjadi permainan orang-orang di kalangan atas terkait daging sapi.

"Masih simpang siur untuk kenaikan kenapa. Tapi ini sama seperti tahun-tahun kemarin," ujarnya.

2. Pedagang Mengeluh

Ketua Jaringan Pemotongan dan Pedagang Daging Indonesia (JAPPDI) Asnawi mengatakan, aksi tersebut dilakukan lantaran pedagang terus mengeluh harga daging sapi tak kunjung turun.

"Pedagang ngeluh harga daging sapinya mahal. Jadinya kami sepakat untuk melakukan aksi libur dulu daripada tiap hari nombokin terus. Bukannya untung malah rugi," ujar Asnawi saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (24/2/2022).

"Mereka sepakat melaksanakan aksi libur yang akan berlangsung hari Senin sampai Jumat pekan depan," sambungnya.

3. Aksi Mogok

Asnawi menerangkan, aksi mogok ini akan dilakukan serentak oleh para pedagang di wilayah Jabodetabek. Artinya, para bunda maupun pedagang makanan tidak bisa membeli daging sapi dulu untuk sementara waktu.

Lanjut disampaikan Asnawi, sebelumnya pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Pemerintah atas keluhan yang dirasakan oleh para pedagang sapi saat ini.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

4. Belum Ada Titik Temu

Dia bilang, dari hasil kiriman suratnya tersebut respon Pemerintah positif. Hanya saja belum ada titik temu. Sehingga opsi mogok jualan menjadi langkah yang diambil.

"Proses sebelumnya secara elegan sudah kami sampaikan ke hadapan Pemerintah bahwa kondisi seperti ini. Respon Pemerintah positif cuma belum ada titik temu dari melonjaknya harga daging sapi impor ini. Naik boleh lah, tapi jangan kebablasan. Disesuaikan keadaan dan kemanpuan pasar," tandas Asnawi.

5. Emak-Emak: Seminggu Enggak Masak Daging Ini Mah

Curhat emak-emak menanggapi kabar kalau penjual daging sapi bakal mogok jualan pada pekan depan.

Salah satu ibu rumah tangga Miwa yang membeli daging sapi di Pasar Mini, Bekasi mengaku akan libur masak menu daging sapi seminggu ke depan.

"Seminggu nanti saya jadi nggak bisa beli daging dong? Ini gimana pedagangnya pada mogok. Nggak masak daging sapi deh ini mah," ujar Miwa saat ditemui MNC Portal Indonesia di lokasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini