Share

Stok Daging Sapi Banyak, Kementan: Seharusnya Harga Tidak Naik

Advenia Elisabeth, Jurnalis · Jum'at 25 Februari 2022 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 25 320 2552976 stok-daging-sapi-banyak-kementan-seharusnya-harga-tidak-naik-FDI5FhUP7F.jpg Kementan pastikan stok daging sapi tersedia (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pertanian menyebut stok daging sapi tercukupi. Dengan stok yang ada, seharusnya tidak terjadi kenaikan harga daging sapi.

"Melihat data stok daging yang ada, mestinya saat ini tidak ada kenaikan harga daging sapi," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah dalam keterangannya, Jumat (25/2/2022).

Menurutnya, hasil pendataan dan verifikasi secara faktual data ketersediaan daging sapi/kerbau bulan Februari hingga Mei 2022 sebanyak 240.948,5 ton, sedangkan kebutuhan sebanyak 238.211,8 ton, sehingga masih ada surplus sebanyak 2.736,7 ton.

Dengan jumlah stok tersebut, dia menegaskan jika ada kelangkaan jelang puasa hingga Ramadhan, Satgan Pangan diminta untuk menelusuri lebih lanjut terkait oknum-oknum yang bermain di dalamnya.

"Jika hal itu terjadi kami mohon Satgas Pangan dapat menelusuri lebih jauh para pelaku yang bermain di dalamnya," tegas Nasrullah.

Lebih lanjut, Nasrullah menyampaikan, dalam satu minggu ini pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan para assosiasi pedagang dan pemotong guna memastikan ketersediaan pasokan aman jelang puasa dan Ramadhan.

β€œData-data dari sumber-sumber produksi sudah kami sampaikan, kami siap membantu menghubungkan antara pemotong, pedagang, BUMN, dan BUMD dengan sumber sapi/kerbau lokal by name by address untuk melakukan pembelian sapi/kerbau lokal,” ucap Nasrullah.

Bahkan Ia sebutkan, jika ada permasalahan untuk pembayaran secara cash, pemerintah saat ini telah memberikan bantuan fasilitasi permodalan berupa Skim Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pembelian sapi/kerbau lokal yang siap potong di peternak/kelompok ternak.

"Ini artinya secara keseluruhan tidak ada masalah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan termakan isu yang tidak benar,” ucap Nasrullah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini