Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap-Siap! Rumah Murah Layak Huni Dibangun untuk Pekerja Informal

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Jum'at, 25 Februari 2022 |12:51 WIB
Siap-Siap! Rumah Murah Layak Huni Dibangun untuk Pekerja Informal
Rumah murah untuk MBR (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kementerian PUPR menyiapkan Grand Design untuk mendorong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah layak huni. PUPR melakukan inovasi penyediaan hunian layak bagi MBR berpendapatan tidak tetap atau informal.

Menurut data Badan Pusat Statistik yang dikategorikan MBR Informal ada 7 kategori, yaitu Berusaha Sendiri, Berusaha Dibantu Buruh Tidak Tetap, Berusaha Dibantu Buruh Tetap, Buruh/Karyawan, Pekerja Bebas di Pertanian, Pekerja Bebas di Nonpertanian, dan Pekerja Keluarga/Tidak Dibayar.

“Pemerintah berkomitmen untuk memberikan hunian yang layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami harapkan dapat meningkatkan kualitas hidup para penerima bantuan dengan memiliki rumah yang lebih layak, sehat dan nyaman," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono pada keterangan tertulisnya, Jumat (25/2/2022).

Direktorat Jenderal Perumahan PUPR Iwan Suprijanto mengatakan dalam penyediaan perumahan bagi MBR informal perlu dilakukan pemetaan yang lebih detail. Adanya Grand Design nantinya akan mempermudah perbankan dalam pembiayaan perumahan bagi para MBR informal.

Selanjutnya para MBR informal akan dikelompokkan sesuai profil risiko masing-masing yang terbagi menjadi risiko rendah, sedang dan tinggi. Sehingga nantinya pemberian bantuan Kredit Kepemilikan Rumah bagi MBR informal didapatkan skema yang tepat.

"Jika sektor MBR informal ini dapat dipetakan lebih rinci, pasti akan lebih mudah menjangkau mereka dalam pembiayaan KPR oleh perbankan lanjutnya.

Iwan mencontohkan misalnya para petani, mereka masuk dalam kategori informal karena tidak memiliki slip gaji, namun sebenarnya kemampuan membayarnya cukup tinggi. "Jadi mungkin solusi yang tepat adalah pemetaan sektor MBR informal untuk selanjutnya dijadikan Grand Design Perumahan Segmen MBR Informal,” pungkas Iwan.

Backlog kepemilikan perumahan saat ini mencapai 11 juta dan backlog keterhunian mencapai 7,6 juta. Dari 93% backlog kepemilikan perumahan sebagian besar merupakan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sejumlah 33% dan masyarakat miskin sejumlah 60%, dan seluruhnya didominasi oleh segmen MBR informal.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement