Selanjutnya, mempersiapkan asuransi. Menurut Mike, dana asuransi bisa disisihkan sebesar kurang lebih 5 – 10% dari gaji.
Terakhir, yakni mengalokasikan untuk biaya hidup sekitar 50 – 60%.
“Kurang lebih, prioritas pengaturan gaji pada empat point pengeluaran tersebut. Jadi tidak 100% untuk nabung, itu tidak realitis, karena anda masih punya pengeluaran hidup yang lain. Jadi, harus dibagi-bagi sesuai dengan priority-nya, sesuai dengan kebutuhannya,” terangnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)