Share

Penerbangan Garuda dan Citilink Ditiadakan Selama Hari Raya Nyepi di Bali

Suparjo Ramalan, iNews · Rabu 02 Maret 2022 15:25 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 02 320 2555316 penerbangan-garuda-dan-citilink-ditiadakan-selama-hari-raya-nyepi-di-bali-w8LbGzi3WO.jpg Garudan dan Citilink tidak melayani penerbangan ke Bali selama Nyepi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Garuda Indonesia dan Citilink tidak melayani penerbangan ke Bali selama perayaan Hari Raya Nyepi. Direktur Utama PT Garuda Indonesia Tbk, Irfan Setiaputra memastikan pemberhentian sementara operasional dari dan menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai - Bali.

Langkah manajemen emiten pelat dengan kode saham GIAA itu sejalan dengan kebijakan PT Angkasa Pura I (Persero) selaku operator pengelola Bandara I Gusti Ngurah Rai. Di mana, perseroan menghentikan sementara operasional bandara selama periode 3-4 Maret 2022.

"Yang regu (Garuda Indonesia Group) baik Garuda maupun Citilink (tidak beroperasi). Iya, ini selama Nyepi," ujar Irfan saat dikonfirmasi MNC Portal Indonesia, Rabu (2/3/2022).

Angkasa Pura I mencatat ada puluhan penerbangan pesawat yang berhenti beroperasi selama 24 jam selama Nyepi 2022. Dimana, ada 58 penerbangan kedatangan dan 57 penerbangan keberangkatan akan berhenti beroperasi.

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi menyebut penerbangan maskapai Lion Air paling banyak terdampak dari penghentian operasional penerbangan selama Nyepi. Tercatat, ada 29 penerbangan yang diberhentikan sementara waktu.

"Rinciannya 15 penerbangan menuju Bali dan 14 penerbangan berangkat dari Bali," ungkap Faik.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara, Citilink Indonesia dan Wings Air menjadi maskapai penerbangan kedua dan ketiga yang terdampak, dimana, masing-masing dengan 22 dan 21 penerbangan yang berhenti beroperasi.

Sedangkan rute penerbangan terdampak paling banyak adalah penerbangan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dengan 57 penerbangan, disusul penerbangan dari dan ke Bandara Juanda di Surabaya dengan 16 penerbangan. Lalu, Bandara Internasional Lombok berada di urutan ketiga dengan 9 penerbangan terdampak.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini