Sebagai informasi dari Reuters, Exxon telah mulai mengeluarkan karyawan yang merupakan warga negara AS dari Rusia.
Di mana, perusahaan mengirim pesawat ke Pulau Sakhalin untuk mengambil staf.
Padahal, Exxon 2021 lalu telah mempekerjakan lebih dari 1.000 orang di seluruh Rusia.
"Bisnis Exxon di Rusia relatif kecil dalam konteks perusahaannya yang lebih luas, sehingga tidak memiliki signifikansi yang sama seperti yang dimiliki BP atau TotalEnergies, jika ingin meninggalkan aset Rusianya," ucap Anish Kapadia, direktur energi dan peneliti pertambangan Pallissy Advisors.
Baca Selengkapnya: Exxon Mobil Segera Keluar dari Rusia
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.