Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kebutuhan Susu RI 11.000 Ton/Hari, 85% Masih Impor

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 10 Maret 2022 |18:45 WIB
Kebutuhan Susu RI 11.000 Ton/Hari, 85% Masih Impor
Kebutuhan Susu di Dalam Negeri Tak Bisa Dipenuhi Oleh Produksi Lokal. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A

Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Hendrawan Soetanto menambahkan, pakan merupakan komponen biaya terbesar dalam pemeliharaan sapi perah. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti lahan pertanian sempit, bahan pakan yang umumnya merupakan hasil samping atau sisa pertanian, serta sebagian besar pakan konsentrat yang belum memiliki NPP.

Tata laksana pemberian pakan sapi perah di Indonesia juga pada umumnya masih kurang baik, termasuk dalam penentuan formulasinya. Menurutnya, proporsi protein, mineral, vitamin dan buffers dapat dicampur dalam proporsi seimbang dalam pakan pellet.

“Selain itu aktivitas management peternakan sapi perah harus dilakukan secara menyeluruh dari management lahan dan ternak muda, hingga nilai tambah susu,” ujarnya.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement