Share

Pengumuman! Sri Mulyani Permudah Masyarakat Berpenghasilan Rendah untuk Punya Rumah

Antara, Jurnalis · Sabtu 12 Maret 2022 14:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 12 470 2560532 pengumuman-sri-mulyani-permudah-masyarakat-berpenghasilan-rendah-untuk-punya-rumah-wOUKK7mFTB.jpg Sri Mulyani permudah masyarakat berpenghasilan rendah untuk punya rumah. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyebut kalau fasilitas likuiditas untuk pembiayaan perumahan yang dikelola PT Sarana Multigriya Finansial/SMF (Persero) telah memberikan dukungan bagi masyarakat. Di mana hal tersebut mempermudah masyarakat yang berpendapatan rendah agar dapat untuk memiliki tempat tinggal.

Dia mengatakan, kalau SMF telah mengalirkan dana pendamping untuk mendukung penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada 2021.

Kemudian, dana itu merupakan PMN yang diberikan pemerintah sebesar Rp2,25 triliun pada 2021, yang dicampur dengan dana dari penerbitan surat utang.

 BACA JUGA:Pilih KPR atau Kredit Mobil Dulu?

Serta, dana itu digunakan untuk mendukung program KPR FLPP dalam memenuhi target subsidi pembiayaan KPR FLPP bagi 157.500 unit rumah pada 2021 bagi MBR.

Menurutnya, program tersebut merupakan sinergi SMF dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) Kementerian PUPR.

Tercatat SMF menyediakan 25 persen dari porsi penyaluran dana KPR FLPP, sedangkan 75 persen porsi lainnya disediakan BLU PPDPP.

.

Untuk penyaluran dana KPR FLPP mencapai Rp24,19 triliun untuk 178.828 unit rumah, dengan porsi PPDPP sebesar 75 persen atau Rp19,58 triliun, yang terdiri dari dana APBN senilai Rp16,62 triliun dan pengembalian pokok sebesar Rp2,96 triliun, sementara porsi SMF sebesar 25 persen atau Rp4,62 triliun pada 2021.

Sri Mulyani pun menyempatkan untuk berdialog dengan 10 penerima manfaat Program KPR FLPP di Kabupaten Batang.

Mereka mengaku sangat terbantu karena harga rumah jadi terjangkau dan bisa berfungsi sebagai tempat usaha yang menghidupkan ekonomi daerah.

 BACA JUGA:Lunasi KPR 20 Tahun dalam Waktu 7 Tahun, Simak 3 Tipsnya!

Lalu, Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan, dengan penggunaan dana PMN tahun 2021 pada SMF, realisasi penyaluran dana KPR FLPP di Jawa Tengah adalah sebesar Rp1,29 triliun untuk 9.742 unit rumah.

“Ini merupakan wujud dari kehadiran negara untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya MBR, di mana dana yang dialirkan untuk KPR subsidi berasal dari APBN yang digunakan sebesar-besarnya demi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” tegas Heliantopo.

Dia berharap adanya dukungan SMF pada Program KPR FLPP akan memberikan efek berganda bagi sektor perumahan.

Sehingga nantinya, dapat ikut menggerakkan 170 industri turunan lainnya dan menyerap tenaga kerja, perbaikan kualitas hidup masyarakat, serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Sebagai informasi, dari hasil penelitian SMF bekerja sama dengan International Center for Applied Finance and Economics (InterCAFE) LPPM Institut Pertanian Bogor, peran dan fungsi SMF dalam mendukung peningkatan kapasitas penyaluran pembiayaan perumahan yang berkesinambungan memiliki andil terhadap kinerja makro ekonomi.

Adapun pada penyaluran dana Rp1 triliun dari SMF akan berkontribusi terhadap pembentukan Produk Domestik Bruto (PDB), peningkatan konsumsi rumah tangga sebesar Rp1,17 triliun, serta mendorong penyerapan tenaga kerja.

Dalam acara ini Sri Mulyani melakukamn penandatanganan komitmen untuk melaksanakan Indikator Kinerja Utama terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) Tahun 2021 PT SMF (Persero) dan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau KIW di Kantor Kawasan Industri Terpadu (KITB), Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Jumat (11/3/2022)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini