Share

Keukeuh Tunda Pemilu, Menko Luhut: Kenapa Jokowi Harus Turun?

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Kamis 17 Maret 2022 09:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 17 320 2563038 keukeuh-tunda-pemilu-menko-luhut-kenapa-jokowi-harus-turun-Vz9LgIUW0c.jpg Menko Luhut Soal Pemilu. (Foto: Okezone.com/Kemenko Marves)

JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegatakan, saat ini Indonesia telah dipimpin Presiden Jokowi dan mengalami sejumlah kemajuan dan masih dalam kondisi pandemi.

Namun Luhut enggan membeberkan hasil atau sumber dari big data yang diklaim sebanyak 110 Juta warga yang setuju untuk menunda pemilu.

Baca Juga: Usulan Pemilu 2024 Ditunda Bisa Ganggu Pemulihan Ekonomi RI

“Saya sekarang tanya, kenapa pak jokowi harus turun. Kalau saya lihat ya dibawah ya baik-baik saja. Saya boleh bener dan gak bener yah. Kini sekarang kita di bawah (Jokowi) kita tenang-tenang ko” kata Menko Luhut di Grand Hyatt, Kamis (17/3/2022).

Menurut Luhut, banyak yang bertanya ke dirinya mengapa harus menghabiskan dana begitu besar untuk pemilu, padahal pandemi virus corona belum selesai.

Baca Juga: Lawan Luhut soal Penundaan Pemilu 2024, Puan: Kami Punya Big Data Sendiri

“Kedua duit yang untuk pemilu atau pilkada kan begitu besar dan menghabiskan uang negara, keadaan masih begini (Pandemi) kami juga capek juga dengan namanya kubu-kubu apa namanya kadrun lawan kadrun kita mau damai (itu saja),” urainya.

Meski begitu, Luhut mengaku paham bahwa upaya menunda pemilu butuh proses yang panjang, perlu persetujuan DPR hingga MPR. Luhut mengeklaim bakal menyambut baik jika wacana tersebut terealisasi.

“Jika, seandainya tidak berjalan, itu pun tak menjadi soal. Tapi Kalau) MPR nggak setuju ya berhenti. Ya itulah demokrasi kita, kenapa mesti marah-marah? Ada yang salah?," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini