JAKARTA – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) membukukan kontrak baru sebesar Rp6,1 triliun pada akhir Februari 2022. Perseroan pun siapmelaju kencang ekspansi bisnis tahun ini.
Terlebih adanya pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi sentiment positif bagi perseroan. Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskita dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, perseroan optimistis lebih produktif tahun ini, seiring dengan ditetapkannya 2022 sebagai tahun keberlanjutan pemulihan di mana sektor konstruksi memainkan peranan instrumental di dalamnya.
Disebutkan, deretan kontrak baru yang telah diraih oleh WIKA diantaranya, Akses Makassar New Port, Jalan Tol Pondok Aren–Serpong, Jalan Tol Semarang–Demak 1B, Pekerjaan Sipil Rekonstruksi dan Rehabilitasi Pelabuhan Donggala. Peluang juga datang dari perhelatan G20, di mana Indonesia ditunjuk sebagai presidensi pada Oktober-November tahun ini.
Untuk menunjang perhelatan itu, pemerintah tengah menyiapkan sejumlah infrastruktur guna mendukung kesuksesan pertemuan yang akan dihadiri oleh berbagai kepala negara anggota G20. Agung melanjutkan, WIKA juga tengah mempersiapkan diri untuk mengambil bagian dalam pembangunan Ibu Kota Negara baru yang dimulai dari infrastruktur-infrastruktur dasar.