Share

Laba Bersih SMF Rp460 Miliar, Salurkan Pinjaman Rp8,8 Triliun di 2021

Michelle Natalia, Jurnalis · Rabu 23 Maret 2022 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 23 278 2566457 laba-bersih-smf-rp460-miliar-salurkan-pinjaman-rp8-8-triliun-di-2021-bWg7N9G1Eb.jfif Laba bersih SMF Rp460 miliar. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF siap untuk mengoptimalkan perannya sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu melalui berbagai strategi bisnis di tahun 2022 ini.

Sebelumnya, di tahun 2021 Perseroan telah memperkuat perannya dalam mendukung percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan baik dari sisi supply maupun demand.

Berdasarkan laporan keuangan audited, tercatat hingga akhir tahun 2021, secara total akumulasi dana yang telah dialirkan SMF ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2005 mencapai Rp77,96 triliun.

 BACA JUGA:SMF Siapkan Dana Rp1,9 Triliun Lunasi Obligasi

Adapun, total aset SMF hingga akhir tahun 2021 mencapai sebesar Rp33,7 triliun.

"Pencapaian tersebut ditopang oleh kegiatan penyaluran pinjaman sebesar Rp8,8 triliun, serta penerbitan surat utang dan term loan sebesar Rp7,6 trililun. Adapun laba bersih di tahun 2021 mencapai Rp460 miliar," ujar Direktur utama SMF Ananta Wiyogo dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu(23/3/2022).

Terkait penerbitan obligasi korporasi sebagai sumber pendanaan, selama tahun 2021, SMF telah menerbitkan obligasi sebesar Rp6,1 triliun melalui penerbitan Obligasi PUB V Tahap V sebesar Rp1,9 triliun, Obligasi PUB VI Tahap I sebesar Rp1,2 triliun, Obligasi PUB VI Tahap II sebesar Rp2,8 triliun, Sukuk Mudharabah PUB I Tahap III sebesar Rp100 miliar, dan Sukuk Mudharabah PUB II Tahap I sebesar Rp100 miliar.

Sampai dengan akhir tahun 2021, posisi (outstanding) obligasi SMF mencapai Rp16,20 triliun.

"Perseroan telah aktif menerbitkan surat utang sejak tahun 2009. Hingga akhir 2021, Perseroan sudah menerbitkan 50 kali penerbitan dengan jumlah Rp47,42 triliun, terdiri dari 37 kali penerbitan Obligasi dan Sukuk Mudharabah (penawaran umum) sebesar Rp42,66 triliun, 12 kali Medium Term Notes (Penawaran terbatas) sebesar Rp4,64 triliun, dan 1 kali penerbitan Surat Berharga komersial sebesar Rp120 miliar," ungkapnya.

Terkait transaksi sekuritisasi, sejak tahun 2009 sampai dengan 31 Desember 2021, SMF telah berhasil memfasilitasi 14 kali transaksi sekuritisasi, dengan total nilai akumulatif sebesar Rp12,78 triliun.

 BACA JUGA:Tower Bersama (TBIG) Kantongi Laba Rp1,5 Triliun di 2021, Naik 53%

Saat, instrumen investasi lain tertekan di tengah wabah pandemi Covid-19, Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) yang diterbitkan oleh SMF justru berhasil mempertahankan rating idAAA.

"Kondisi tersebut mencerminkan struktur EBA-SP yang diterbitkan SMF solid. Dari seluruh dana yang telah dialirkan, SMF telah membiayai kurang lebih 1,254 juta debitur KPR (termasuk KPR Program FLPP) yang terbagi atas 84,34% wilayah barat, 14,96% wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,70% wilayah timur," tambahnya.

Terkait program pembiayaan dalam mengoptimalkan peran dan fungsinya dalam mendorong bangkitnya industri perumahan baik dari sisi supply maupun demand sesuai perluasan mandat yang telah diberikan oleh pemerintah.

Adapun SMF juga menjaring sinergi dengan berbagai pihak.

"Dalam mendukung realisasi pembiayaan mikro perumahan, SMF bersinergi dengan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dalam merealisasikan Program Hunian Mikro Mekaar atau HOME yang merupakan pembiayaan mikro perumahan bagi nasabah PNM Mekaar, untuk pembiayaan renovasi rumah nasabah yang juga dijadikan sebagai tempat usaha. SMF juga aktif menjalin kerja sama dengan lembaga penyalur KPR baik bank konvensional, bank syariah, bank pembangunan daerah, maupun bank perkreditan rakyat di berbagai daerah di Indonesia," tandasnya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini