Share

Menparekraf: Aksi Bangga Buatan Indonesia Jadi Agenda Pemulihan Ekonomi

Azhfar Muhammad, MNC Portal · Sabtu 26 Maret 2022 21:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 26 320 2568195 menparekraf-aksi-bangga-buatan-indonesia-jadi-agenda-pemulihan-ekonomi-Ci5IYgX5Km.jfif Menparekraf sebut aksi Bangga Buatan Indonesia bisa bantu pemulihan ekonomi. (Foto: Okezone)

JAKARTA — Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia diyakini akan mampu mempercepat pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi Covid-19.

Sandiaga mengatakan, sesuai arahan Presiden Jokowi kepada para menteri, BUMN dan kepala daerah, aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia merupakan agenda koordinasi dan penyamaan persepsi tentang percepatan belanja pemerintah sebagai salah satu strategi percepatan pemulihan ekonomi melalui penggunaan produk dalam negeri yang diproduksi oleh UMKM.

"Jadi ada keberpihakan sebagai agenda nasional pemulihan ekonomi secara garis besar. sesuai arahan Presiden, penentu-penentu kebijakan di daerah dan pusat harus mulai betul-betul berpihak pada produk-produk dalam negeri," Kata Menparekraf Sandiaga saat kegaiatan Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Jumat (25/3/2022)

 BACA JUGA:Menkop Teten: G20 Jadi Momentum Angkat Ekonomi UMKM

Dia membeberkan, yang kedua untuk penyamaan persepsi tentang bagaimana pelaksanaan barang jasa pemerintah yang sudah disederhanakan dan berpihak kepada UMKM.

Ketiga, koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga hingga pemerintah daerah dalam rangka pengadaan barang jasa pemerintah untuk mendorong peningkatan kapasitas UMKM.

Terakhir, ini adalah bagian dari sosialisasi program yang dilaksanakan dalam rangka peningkatan penggunaan produk dalam negeri.

"Ini langkah strategis yang dilakukan Bapak Presiden dan diharapkan ada aksi nyata yang dilakukan para menteri, kepala badan, kepala daerah, dalam menjalankan arahan tersebut, jadi sudah harus gerak cepat meningkatkan pengadaan barang dan jasa untuk produk dalam negeri, juga optimalisasi Bangga Buatan Indonesia," katanya.

Dia berharap, ke depannya pemerintah Indonesia harus mampu bukan hanya mencintai produk-produk dalam negeri tapi juga membeli produk buatan Indonesia.

"Program ini berorientasi pada pemulihan ekonomi, apalagi kita sudah dua tahun pandemi, kita ingin bangkit, kita ingin membuka peluang usaha bagi para pelaku UMKM dan tercipta lapangan kerja, beragam ide inovatif ini atas arahan dari Presiden untuk menata kebangkitan kita dengan tata kelola dengan ekonomi baru. Bangsa yang besar itu harus mampu menghasilkan karya-karya besar," tandasnya.

 BACA JUGA:Wajah Baru Sarinah Jadi Pusat UMKM, Pengunjung: Lebih Cerah dan Terang

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, pengadaan barang dan jasa di pemerintah pusat mencapai Rp526 triliun.

Kemudian, Pemda mencapai Rp535 triliun, dan BUMN sebesar Rp420 triliun, dengan mengalokasikan 40 persen anggaran barang dan jasa ke produk lokal, maka akan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 2 persen dan menciptakan 2 juta lapangan kerja.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini