"National determined contribution atau tekad kontribusi nasional ini harus diterjemahkan dalam langkah-langkah untuk betul-betul mengurangi CO2 di dalam kehidupan dan kegiatan ekonomi masyarakat. Dan itu tidak mudah, namun Indonesia sudah menyusun long term strategy untuk low carbon dan climate resilience development hingga sampai 2060, karena memang waktu di Glasgow bahkan Indonesia diminta untuk komit menjadi negara yang net zero emission dari sisi karbon," jelas Sri.
Artinya meski proses pembangunan terus dilakukan, di mana proses pembangunan pasti mengeluarkan CO2, harus ada upaya lain untuk bisa meng-offset emisi CO2, sehingga secara netto, kontribusi CO2 Indonesia adalah 0.
"Itu yang disebut nett zero emission," pungkas Sri.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)