JAKARTA - BLT minyak goreng disebut lebih tepat sasaran dibanding memberi subsidi kepada barangnya, karena langsung ditujukan kepada yang paling membutuhkan.
Hal itu disampaikan Kepala Penelitian Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Felippa Ann Amanta saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (5/4/2022).
Kendati demikian, kata Felippa, pemberian BLT masih dihadapi masalah soal akurasi penerima.
BACA JUGA:Ada BLT Minyak Goreng, LaNyalla: Oligarki Sawit Menang Hattrick
Sehingga, masih terus memerlukan upaya untuk verifikasi dan validasi data penerima BLT.
"Data penerima BLT harus dipastikan akurat dan sesuai dengan kriteria penerima. Selain itu, pengadaan barang untuk bantuan sosial perlu terus dikawal dan dipantau transparansinya," ujarnya.
Lanjut dia, pemerintah harus terus melakukan proses verifikasi atas data para penerima BLT untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan berdampak kepada yang berhak menerima.