JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan penyesuaian harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng rakyat Minyakita. Langkah ini diambil menyusul kondisi geopolitik yang menciptakan tantangan ekonomi.
Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan mengatakan pihaknya telah diminta untuk melakukan kajian keekonomian terhadap HET yang berlaku saat ini. Hasil kajian tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan penyesuaian harga ke depan.
"(Di Rakortas) Kemenko Pangan itu sudah disepakati. Kita di Kementerian Perdagangan diminta untuk melakukan kajian keekonomian HET. Jadi seharusnya akan ada penyesuaian gitu, nah target kita tuh dalam waktu dekat kita akan menyesuaikan HET," katanya dijumpai dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Bidang Perdagangan Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Ia menjelaskan, langkah penyesuaian ini dinilai mendesak karena beban yang ditanggung pelaku usaha semakin besar. Selisih antara harga keekonomian dengan HET yang ditetapkan pemerintah disebut terus melebar, sehingga menekan keberlangsungan usaha.
"Ini sih seharusnya lebih cepat ya (dari perombakan aturan sebelumnya) karena pengorbanan pelaku usaha dalam konteks HET ini semakin melebar," lanjutnya.
Terkait arah penyesuaian, Iqbal mengindikasikan bahwa perubahan harga kemungkinan akan mengikuti kondisi pasar global.