Share

Alasan RI Masih Impor Gas tapi Punya Cadangan Melimpah, Kenapa?

Athika Rahma, Jurnalis · Jum'at 08 April 2022 11:42 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 08 320 2575430 alasan-ri-masih-impor-gas-tapi-punya-cadangan-melimpah-kenapa-9O6EpMgpHm.jpg Alasan RI masih impor gas. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Indonesia memiliki cadangan gas alam yang melimpah. Sayangnya, pemanfaatan gas ini masih minim.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan gas, Indonesia harus mengimpor LPG dari luar negeri jutaan ton tiap tahunnya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Minyak dan Gas (Aspermigas) Moshe Rizal mengatakan, hal ini disebabkan belum memadainya infrastruktur jaringan gas di Indonesia.

 BACA JUGA:Duh! Isu Kenaikan Harga Pertalite hingga Gas 3 Kg Bikin Orang RI Panik

Oleh karena itu, stok melimpah dalam negeri malah kurang terserap oleh kebutuhan domestik.

"Untuk meningkatkan demand dalam negeri butuh infrastruktur gas, jadi nanti dengan sendirinya permintaan itu akan muncul. Untuk sekarang memang masih ekspor (prioritas)," ujar Moshe dalam Market Review IDX Channel, Jumat (8/4/2022).

Dengan memadainya infrastruktur jaringan gas, maka banyak potensi penyerapan gas dalam negeri yang bisa dimanfaatkan.

Misalnya, peralihan penggunaan LPG dengan gas natural produksi dalam negeri. Ini tentu bisa menekan impor LPG yang menembus Rp 8,5 triliun per 2021, menurut data Badan Pusat Statistik.

 BACA JUGA:BPKN Minta Sanksi Tegas Oknum Pengusaha Minyak Goreng Nakal

"Lalu diesel, pembangkit listrik juga bisa diswitch ke gas alam kita. Banyak yang bisa ditingkatkan," ungkapnya.

Di sisi lain, produksi gas juga tidak bisa digenjot di awal. Tidak seperti minyak, gas memiliki sifat yang tidak bisa disimpan dalam waktu lama. Lalu, pendistribusian gas juga memerlukan biaya yang lebih tinggi ketimbang minyak.

"Gas itu diproduksi bila sudah ada pembelinya, jadi tidak bisa produksi sebanyak-banyaknya dan disimpan itu nggak ekonomis justru merugikan," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini