Share

Harga Minyak Goreng Mahal dan Tarif PPN Naik Bikin Keuntungan UMKM Tergerus 30%

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Selasa 12 April 2022 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 12 320 2577535 harga-minyak-goreng-mahal-dan-tarif-ppn-naik-bikin-keuntungan-umkm-tergerus-30-Gakh6BxPg2.jpg Minyak Goreng Mahal Jadi Beban UMKM. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Kenaikan harga minyak goreng ditambah kenaikan PPN membuat beban UMKM meningkat. Apalagi pandemi Covid-19 belum selesai.

Ketua Komite Tetap Kewirausahaan Kadin Indonesia, Sharmila Yahya mengatakan, tercatat setidaknya sekitar 30% profit UMKM tergerus akibat ongkos logistik yang mahal ini.

Baca Juga: Benahi Koperasi RI, Menkop Teten-Menkumham Sepakati 3 Hal Ini

"Ketika minyak goreng naik, PPN juga naik, akhirnya menggerus profit dari para pengusaha, itu sekitar 30% dari provit kita itu berkurang saat ini," kata Sharmila, Selasa (12/4/2022).

Di tengah kenaikan bahan-bahan pokok tersebut, para UMKM yang sedang mencoba recovery justru tidak bisa melakukan apa-apa. Misalnya melakukan penyesuaian harga pada produknya.

Baca Juga: Perkuat Ekosistem Digital, Cara Bikin Pelaku Ultra Mikro dan UMKM Naik Kelas

Akhirnya UMKM berproduksi hanya sedekar bertahan hidup. Pasalnua, jika harus memilih tidak berproduksi kondisi akan lebih buruk. Namun jika harus memproduksi, maka keuntungannya sedikit.

"Jadi UMKM hari ini bertahan hidup, dengan mengurangi profit mereka, dia tidak akan menaikan harga tinggi-tinggi karena dia tahu daya beli masyarakat juga sedang sudah semuanya," sambungnya.

Memang di masa pandemi seperti ketika daya beli masyarakat juga belum pulih sepenuhnya beberapa UMKM ini lebih menjaga pasar yang sudah ada dengan berbagai cara, salah satu yang kerap dilakukan adalah tidak menaikan barang dagangannya.

"Jadi seperti satu ekosistem, wlaupun hanya minyak goreng yang (naik), tapi dari hulu sampai hilir semua naik," punhkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini