Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Fakta-Fakta Luhut Bertemu Mahasiswa UI, Nomor 3 Tak Perlu Ribut-Ribut Apalagi Kekerasan

Shelma Rachmahyanti , Jurnalis-Minggu, 17 April 2022 |05:24 WIB
Fakta-Fakta Luhut Bertemu Mahasiswa UI, Nomor 3 Tak Perlu Ribut-Ribut Apalagi Kekerasan
Menko Luhut berdialog dengan mahasiswa UI (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menghadiri undangan dari Rektor Universitas Indonesia untuk mengisi kuliah umum di Kawasan Balai Sidang Universitas Indonesia, Selasa(12/4/2022).

Sepulang mengisi kuliah dari Gedung Balai Sidang, Luhut bertemu dengan mahasiswa yang tengah berkumpul.

Berikut fakta Luhut dengarkan aspirasi mahasiswa yang dirangkum di Jakarta, Minggu (17/4/2022).

1. Bagian dari Demokrasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, memutuskan untuk menemui dan mendengarkan secara langsung apa yang jadi fokus dari mahasiswa.

“Saya anggap semua aspirasi tersebut adalah bagian dari proses kita berdemokrasi,” urainya.

2. Mahasiswa Diminta Terbiasa dengan Perbedaan

Seperti halnya unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Parlemen pada 11 April, Menko Luhut berpesan kepada mahasiswa untuk terbiasa dengan perbedaan.

“Saya hanya ingin berpesan, bahwa kita semua harus semakin terbiasa dengan perbedaan pendapat,dan kita harus mau untuk saling mendengarkan, tapa perlu ribut-ribut apalagi sampai melakukan kekerasan,” pungkasnya.

3. Sambut Baik Mahasiswa

Luhut menyambut baik cara mahasiswa menyampaikan aspirasinya dengan baik.

“Saya hanya ingin berpesan, bahwa kita semua harus semakin terbiasa dengan perbedaan pendapat, dan kita harus mau untuk saling mendengarkan, tanpa perlu ribut-ribut apalagi sampai melakukan kekerasan,” pungkasnya.

4. Menko Luhut ke Mahasiswa UI: Kita Dianggap Negara Tak Jelas

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan kepada sejumlah negara lain bahwa Indonesia adalah negara yang baik.

Dia menuturkan seringkali Indonesia dianggap remeh bahkan tak dianggap yang tak memiliki keunggulan dan kehebatan oleh negara lain.

“Kadang-kadang mereka (negara lain) tak menganggap kita ini. Kita dianggap negara tak jelas. Makanya kalau saya ngomong di media itu banana republik itu betul,” kata Menko Luhut saat mengisi kuliah umum di Kawasan Balai Sidang Universitas Indonesia.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement