Share

Intip Besaran THR PNS Vs Pegawai Swasta, Lebih Besar Mana?

Athika Rahma, Jurnalis · Rabu 20 April 2022 17:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 320 2582337 intip-besaran-thr-pns-vs-pegawai-swasta-lebih-besar-mana-NAGnaHLn0g.jpg THR (Foto: Okezone)

JAKARTA - Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi hal yang paling ditunggu sebelum perayaan Idul Fitri. untuk pegawai swasta THR diwajibkan cair maksimal H-7 lebaran, sedangkan untuk PNS maksimal H-10.

Lalu, siapa yang mendapatkan THR paling besar tahun ini?

Untuk diketahui, besaran masing-masing THR untuk PNS dan pegawai swasta juga sudah diatur dalam regulasi yang berlaku. Tentu, jumlahnya berbeda-beda tergantung gaji dan tunjangan.

Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (20/4/2022), THR untuk PNS memiliki sejumlah komponen, diantaranya gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji dan 50% tunjangan kinerja per bulan bagi yang mendapatkan.

Adapun, tunjangan yang melekat pada gaji ini terdiri dari tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan struktural atau fungsional atau umum.

Untuk PNS, besaran gaji ditentukan berdasarkan golongan masing-masing, dari golongan I hingga IV. Untuk golongan I, gaji pokok terendah ialah Rp 1.560.000 dan tertinggi Rp 2.686.000. Sedangkan golongan IV, gaji terendahnya Rp 3.044.300 dan tertingginya Rp 5.901.200.

Tunjangan keluarga terdiri dari tunjangan suami/istri yang nilainya 5% dari gaji pokok dan tunjangan anak 2% (per anak) dari gaji pokok.

Tunjangan pangan paling rendah ialah Rp 35.000 per hari dan paling tinggi Rp 41.000 per hari.

Tunjangan jabatan paling rendah Rp 360.000 dan paling tinggi Rp 5.500.000. Bagi yang tidak mendapat tunjangan jabatan, berhak mendapat tunjangan umum dengan nilai Rp 175.000 hingga Rp 190.000.

Dan untuk tunjangan kinerja, nilainya tergantung dari instansi pemerintahan tersendiri. Tunjangan kinerja tertinggi ada di Direktorat Jenderal Pajak dengan nilai Rp 5.361.800 untuk jabatan pelaksanan dan Rp 99.720.00 untuk jabatan eselon I.

Sedangkan untuk pegawai swasta, komponen THRnya ditetapkan berdasarkan masa kerja pegawai. Untuk pegawai yang sudah memiliki masa kerja 12 bulan atau lebih, THR diberikan 1 bulan upah.

Untuk pegawai yang masa kerjanya belum mencapai 12 bulan, diberikan THR secara proporsional dengan perhitungan masa kerja dibagi 12 dikali 1 bulan upah.

Untuk pekerja lepas, perhitungannya sebagai berikut:

- Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan atau lebih, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

- Pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja kurang dari 12 bulan, upah satu bulan dihitung berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja.

- Adapun bagi pekerja/buruh yang upahnya ditetapkan berdasarkan satuan hasil, maka upah satu bulan dihitung berdasarkan upah rata-rata 12 bulan terakhir sebelum hari raya keagamaan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini