Secara umum tingkat hunian mal relatif stabil di angka 87% pada Kuartal I tahun ini, dan tidak ada pusat perbelanjaan baru yang dibangun selama Kuartal tersebut.
"Namun kita proyeksikan bahwa terkait pasokan untuk sektor ritel hingga tahun 2025, nantinya akan ada 300 ribu meter persegi yang akan dibangun. Secara umum kalau kita melihat pasokan ritel ini cukup terbatas, hal ini membuat setiap adanya pasokan tambahan baru menjadi peluang dari para peritel untuk dapat berekspansi," ujar Yunus.
Kemudian dari sisi harga sewa di sektor ritel, setelah sebelumnya sedikit terkoreksi pada tahun 2020 kemudian juga sepanjang tahun 2021 cukup stabil, JLL melihat tren tersebut juga berlanjut pada Kuartal I tahun ini di mana harga sewa cukup stabil.
"Kita berharap memang harga sewa di pusat perbelanjaan, khususnya kelas menengah ke atas diharapkan membaik pada tahun ini dan tahun-tahun setelahnya apabila memang situasi membaik. Selain itu kita juga tetap memantau dampak pembatasan sosial yang berlangsung," kata Yunus.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.