Share

Harga Emas Anjlok 2% pada Perdagangan Minggu Ini

Antara, Jurnalis · Sabtu 23 April 2022 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 23 320 2583859 harga-emas-anjlok-2-pada-perdagangan-minggu-ini-vshXKdySlx.jpg Harga Emas Turun. (Foto: Okezone.com/Freepik)

 CHICAGO - Harga emas anjlok tertekan penguatan dolar AS pada akhir perdagangan Jumat. Dolar mendapat dukungan dari sikap Federal Reserve yang akan lebih agresif dalam memperketat kebijakan moneter guna mengendalikan inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange merosot USD13,9 atau 0,71% menjadi USD1.934,3per ounce. Untuk minggu ini emas jatuh 2,0%.

Baca Juga: Emas Antam Turun Seribu, Segram Dijual Rp997.000

Emas turun karena Indeks Dolar mencapai tertinggi lebih dari dua tahun di 101,34. Sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun mendekati tertinggi Desember 2018.

"Inflasi yang tinggi dan lingkungan ekonomi yang tidak pasti telah sangat mendukung untuk logam kuning dan saya tidak berharap itu berubah tetapi semakin ketatnya harga di pasar, semakin banyak resistensi yang akan kita lihat pada reli emas," kata Analis Platform Perdagangan Daring OANDA, Craig Erlam, dikutip dari Antara, Sabtu (23/4/2022).

Baca Juga: Harga Emas Turun 0,38% Jadi USD1.948/Ounce

Investor saat ini mempertimbangkan dampak jangka panjang dari Federal Reserve AS yang lebih hawkish, mendorong dolar lebih tinggi dan memberikan tekanan ekstensif pada emas.

Emas berada di bawah tekanan tambahan karena indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur AS yang dirilis oleh S&P Global pada Jumat (22/4/2022) meningkat menjadi 59,7 pada April dari 58,8 pada Maret, tertinggi tujuh bulan dan di atas perkiraan para ekonom 58,2.

Namun demikian, PMI jasa-jasa AS dari S&P Global turun menjadi 54,7 pada April dari 58,0 pada Maret, terendah tiga bulan, memberi emas beberapa dukungan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 36,2 sen atau 1,47% menjadi USD24,259 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD40,4 atau 4,17% menjadi USD927,4 per ounce.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini