JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) mencatat hingga saat ini sudah banyak kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek.
Tercatat hingga pada H-5 sudah ada 951.758 kendaraan meninggalkan wilayah Jabodetabek.
Jumlah tersebut dihitung mulai dari H-10 lebaran pada 4 gerbang tol (GT) bairer/utama, yaitu yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), dan GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama (arah Trans Jawa dan Bandung).
BACA JUGA:Mudik Gratis, Ribuan Orang di Medan Mulai Ambil Tiket Keberangkatan
Volume kendaraan yang meningkat terdengar setidaknya naik 9,4% jika dibandingkan dengan lalin normal pada periode-periode November 2021 yang tercatat 870.371 kendaraan.
Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, tren peningkatan lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ke arah timur melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek terus terjadi.
Adapun H-6 lalu lintas meningkat hingga 89%, sedangkan pada H-5, Jasa Marga kembali mencatat kenaikan hingga 141% jika dibandingkan dengan lalu lintas normal pada periode November 2021.
"Total 74.634 kendaraan meninggalkan Jabotabek melalui GT Cikampek Utama yang pada periode normal 2021 sekitar 31.023 kendaraan," ujar Heru pada keterangan tertulisnya, Kamis (27/4/2022).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ke tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 471.044 kendaraan (49,5%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 289.122 kendaraan (30,4%) menuju menuju arah Barat (Merak), dan 191.592 kendaraan (20,1%) menuju arah Selatan (Puncak).