Dia pun menambahkan kalau terdapat lima nilai strategis dalam pembangunan IKN, yakni pertama meningkatkan pemerataan pembangunan lantaran porsi Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 58 persen berada di pulau Jawa.
Hal ini tentu diperlukan perubahan mindset Jawa sentris ke Indonesia sentris.
BACA JUGA:Kabar Softbank Mundur dari Investasi IKN, Bahlil: Kita Masih Negosiasi
Kedua, lanskap dan sistem transportasi ramah lingkungan melalui kota pintar dan kota hijau.
Ketiga yaitu pembiayaan kreatif antara lain skema KPBU, penerusan surat berharga syariah negara (SBSN), pemberdayaan Lembaga Pembiayaan Investasi (INA), serta crowd funding dan filantropi.
Keempat dengan penciptaan sumber pertumbuhan baru melalui nilai investasi yang besar sampai 2045, serta akan menggerakkan aktivitas konsumsi dan sektor lainnya seperti properti, jasa keuangan, dan lain-lain.
Terakhir, kelima soal transformasi digital pemerintahan melalui sistem pemerintahan berbasis digital.
(Zuhirna Wulan Dilla)