"Kami tadi mengunjungi dan memastikan bahwa layanan gas di Rusun Penjaringan dan usaha UMKM Kampung Kue di Rungkut, Surabaya, terlayani dengan baik. Meski saat ini Jawa Timur mengalami gangguan pasokan atau shortage dari sisi hulu, sektor rumah tangga tetap terjamin keamanan gasnya," tambah Abdul Halim.
General Manager SOR 3 PGN Edi Armawiria menambahkan kebutuhan gas pelanggan industri dalam periode sekitar H-7 Lebaran memang cenderung menurun, namun demikian PGN tetap menjaga stabilitas dan reliability penyaluran gasnya, sehingga seluruh pelanggan tetap dapat terpenuhi.
Selama periode permintaan rendah ini, PGN terus berupa menjaga keandalan baik dengan melakukan optimasi pola operasi di jaringan distribusi dan transmisi maupun upaya perkuatan infrastruktur salah satunya adalah membangun pipa jumperline Tambak Lorok-Tambak Rejo.
Hal ini akan membawa dampak positif karena pasokan dan pasar Jawa Timur dan Jawa Tengah dapat diintegrasikan. "Kami memastikan kegiatan operasional gas bumi berjalan aman selama libur Idul Fitri dan pelanggan dapat terlayani dengan baik," ujar Edi.
Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) 2022 bertugas melakukan monitoring dan pengendalian tekanan jaringan transmisi maupun distribusi, patroli jaringan, dan infrastruktur secara periodik.
"Tim Satgas Rafi melakukan collect reporting yang secara reguler dilaporkan ke Holding Pertamina sebanyak dua kali sehari untuk memudahkan holding mendapatkan data. Begitu ke BPH Migas, Kementerian ESDM, dan stakeholder pemerintah lainnya," jelas Edi.
Secara keseluruhan, Posko Satgas Rafi Subholding Gas 2022 bekerja 24 jam tersebar di 23 titik di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan, dan Sorong (Papua).
(Taufik Fajar)