JAKARTA - Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengawali tahun 2022 dengan mendapatkan temuan di sumur Eksplorasi Manpatu 1-X di Wilayah Kerja (WK) South Mahakam lepas pantai Kalimantan Timur.
WK ini dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, salah satu anak perusahaan PHI.
VP Development & Driling PHI-Regional Kalimantan, Arief Prasetyo Handoyo mengatakan, temuan sumber daya migas baru ini sesuai dengan komitmen Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.
BACA JUGA:Harta Karun RI Numpuk di NTB, Ada Emas hingga Tembaga
"Kami terus menjalankan operasi migas yang selamat, handal, patuh, dan berkelanjutan, yakni mampu menambah cadangan migas dan mempertahankan tingkat produksi,” ujarnya, dikutip Kamis (5/5/2022).
Sampai dengan Maret 2022, PHI telah berhasil menyelesaikan pemboran sumur pengembangan (eksploitasi) sebanyak 29 sumur.
Sementara, capaian untuk kegiatan Well Service tercapai sangat baik dengan mencatatkan 1.779 pekerjaan yang melebihi dari target yang ditetapkan.
PHI mengelola wilayah-wilayah kerja yang berada di Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan yang sebagian besar merupakan lapangan-lapangan migas yang sudah mature.
Untuk itu, PHI perlu menjalankan beragam proyek strategis, antara lain IOR dan EOR.
“Kegiatan IOR dan EOR ini dijalankan di Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 melalui berbagai upaya seperti optimasi dan stimulasi, hingga water flood seperti yang dijalankan di Lapangan Handil Zona 8, dan Tanjung untuk Zona 9. Kinerja di triwulan I untuk proyek IOR dan EOR berjalan baik dengan realisasi sebesar 2,29 MBOEPD," ucapnya.
Arief mengatakan, PHI menjalankan beragam strategi dan upaya untuk memenuhi target produksi minyak dan gas bumi (migas) yang ditetapkan untuk tahun 2022 dalam mendukung tercapainya produksi migas nasional.