Share

Wih! RI Temukan 'Harta Karun' Migas Baru, Ini Lokasinya

Athika Rahma, Jurnalis · Kamis 05 Mei 2022 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 05 320 2589647 wih-ri-temukan-harta-karun-migas-baru-ini-lokasinya-XtpVdsEIps.jfif RI temukan harga karun migas baru. (Foto: Reuters)

JAKARTA - Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mengawali tahun 2022 dengan mendapatkan temuan di sumur Eksplorasi Manpatu 1-X di Wilayah Kerja (WK) South Mahakam lepas pantai Kalimantan Timur.

WK ini dioperasikan oleh PT Pertamina Hulu Mahakam, salah satu anak perusahaan PHI.

VP Development & Driling PHI-Regional Kalimantan, Arief Prasetyo Handoyo mengatakan, temuan sumber daya migas baru ini sesuai dengan komitmen Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional.

 BACA JUGA:Harta Karun RI Numpuk di NTB, Ada Emas hingga Tembaga

"Kami terus menjalankan operasi migas yang selamat, handal, patuh, dan berkelanjutan, yakni mampu menambah cadangan migas dan mempertahankan tingkat produksi,” ujarnya, dikutip Kamis (5/5/2022).

Sampai dengan Maret 2022, PHI telah berhasil menyelesaikan pemboran sumur pengembangan (eksploitasi) sebanyak 29 sumur.

Sementara, capaian untuk kegiatan Well Service tercapai sangat baik dengan mencatatkan 1.779 pekerjaan yang melebihi dari target yang ditetapkan.

PHI mengelola wilayah-wilayah kerja yang berada di Subholding Upstream Pertamina Regional 3 Kalimantan yang sebagian besar merupakan lapangan-lapangan migas yang sudah mature.

Untuk itu, PHI perlu menjalankan beragam proyek strategis, antara lain IOR dan EOR.

“Kegiatan IOR dan EOR ini dijalankan di Zona 8, Zona 9, dan Zona 10 melalui berbagai upaya seperti optimasi dan stimulasi, hingga water flood seperti yang dijalankan di Lapangan Handil Zona 8, dan Tanjung untuk Zona 9. Kinerja di triwulan I untuk proyek IOR dan EOR berjalan baik dengan realisasi sebesar 2,29 MBOEPD," ucapnya.

Arief mengatakan, PHI menjalankan beragam strategi dan upaya untuk memenuhi target produksi minyak dan gas bumi (migas) yang ditetapkan untuk tahun 2022 dalam mendukung tercapainya produksi migas nasional.

Seperti misalnya proyek Crown Jewel of Mahakam, strategi Borderless Operation, dan proyek efisiensi biaya Optimus serta program lainnya terbukti mampu memberikan hasil positif.

Selain itu, Regional 3 Kalimantan memiliki proyek strategis yaitu Crown Jewel Mahakam dan revitalisasi asset eksisting. Tujuan kedua proyek ini untuk menjaga kesinambungan bisnis dan operasi serta memonetisasi cadangan WK Mahakam di Zona 8 dan WK Sanga Sanga Zona 9 melalui manajemen produksi baseline serta melaksanakan proyek-proyek pengembangan baru (Optimasi Pengembangan Lapangan-Lapangan/OPLL).

 BACA JUGA:Pertamina Cari Partner Garap Harta Karun Energi Terbesar Dunia, Minat?

“Hingga Maret tahun ini, kinerja proyek strategis ini mampu melebihi target produksi yang telah ditetapkan. Kami akan terus berusaha keras untuk mempertahankan kinerja terbaik hingga berakhirnya proyek ini pada tahun 2024,” jelasnya.

Terkait kinerja keuangan triwulan kesatu, PHI terus berusaha lebih baik untuk mengelola biaya operasi dan biaya investasi sesuai dengan target RKAP yang sudah ditetapkan.

"Upaya-upaya efisiensi di segala lini telah digalakkan. Tahun ini, periode Triwulan I 2022, PHI sudah melampaui target Optimus dengan efisiensi sebesar 7,4 juta dollar atau sekitar Rp106 miliar. Dengan kinerja efisiensi yang dilakukan, PHI dinobatkan sebagai The Ultimate Optimus Winner dari Subholding Upstream Pertamina," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini