Share

Erick Thohir Titipkan Masa Depan Ekonomi Umat ke Santri dan Santriwati

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Jum'at 06 Mei 2022 13:35 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 06 320 2589919 erick-thohir-titipkan-masa-depan-ekonomi-umat-ke-santri-dan-santriwati-fROlANOrmS.jpg Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Okezone.com/KBUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berharap pondok pesantren menjadi agen kebangkitan ekonomi umat di Indonesia. Hal ini sejalan upaya pemerintah memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Tanah Air.

Dalam agenda Khotmil Qur'an dan Silaturahmi ulama se-Pasuruan Raya, Erick menekan pentingnya penguatan ekonomi syariah di Indonesia. Karena itu, dia menginginkan para santri dan santriwati menjadi generasi yang mampu mendorong ekonomi umat di Indonesia.

Baca Juga: Investor Saham Syariah Capai 108.345, Tumbuh 367% dalam Lima Tahun

"Adik-adik santri dan santriwati, saya titipkan masa depan ekonomi umat. Pesantren harus menjadi agen pembangunan yang aktif," ungkap Erick melalui akun instagramnya, dikutip Jumat, (6/5/2022).

Indonesian, kata Erick, tak harus menjadi negara konsumtif, namun menjadi negara dengan tingkat produktif yang tinggi, termasuk produk halal yang diupayakan menjadi nomor satu di dunia.

Baca Juga: Masjid Jadi Pusat Perekonomian Umat, Begini Caranya

"Indonesia tak boleh lagi hanya menjadi bangsa yang konsumtif, kita harus bergerak maju menjadi negara produktif. Produk halal kita harus menjadi nomor satu di dunia.

Menurunnya, solidaritas atau persatuan mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik secara sosial maupun ekonomi. Terutama, dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 20455.

"Semua itu bisa kita capai asal kita mau bergerak," katanya.

Erick memang berharap momentum kebangkitan ekonomi tahun ini terus berlanjut. Menurutnya, kerukunan beragama menjadi kekuatan besar bagi kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Dia menilai, makro ekonomi tak akan tumbuh bila masyarakat tidak rukun. Dirinya berharap 2022 menjadi momentum pertumbuhan bagi ekonomi dalam negeri.

"(Harapan tahun ini) ekonomi terus tumbuh, tapi kerukunan beragama menjadi sangat penting. Tidak mungkin ekonomi tumbuh kalau masyarakat tidak rukun. Perbedaan kita adalah sebuah kekuatan kita," tutur dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini