Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apresiasi Proses Busana dari Pertanian ke Lemari, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Sejahterakan Ibu-Ibu di Perdesaan

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 12 Mei 2022 |13:56 WIB
Apresiasi Proses Busana dari Pertanian ke Lemari, Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Sejahterakan Ibu-Ibu di Perdesaan
Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo apresiasi proses busana pertanian. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo mengunjungi pameran 'KAPAS' SukkhaCitta di Ashta District 8, SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (11/05/2022).

Melalui tema "KAPAS: Healing Mother Earth, Healing Ourselves", SukkhaCitta mengundang pengunjung untuk menelusuri asal-usul pakaian.

Dari pertanian ke lemari, setiap utas menjalin kembali hubungan dengan para wanita yang tumbuh dan membuat pakaian bersama dengan Ibu Pertiwi.

 BACA JUGA:Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Mudik Lebaran Momentum Kebangkitan Ekonomi Rakyat

"Saya sendiri sudah mengikuti SukkhaCitta dari sejak lama, dan pameran ini menarik sekali untuk kita bisa melihat sebuah proses dan dampak di balik setiap pakaian yang SukkhaCitta ciptakan. Tentunya tidak mudah untuk menciptakan sebuah baju sustainable yang memiliki proses panjang, di balik karya ini ada peran Ibu-Ibu di perdesaan yang patut kita apresiasi,” kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo yang juga Wakil Ketua Umum Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif itu.

Di tengah meluasnya pelaku fesyen mode berkelanjutan, SukkhaCitta juga turut mendorong kesadaran masyarakat yang lebih dalam tentang pilihan pakaian.

Melalui KAPAS, SukkhaCitta memperjuangkan pendekatan pertanian ke lemari pakaian sebagai obat dan pengingat bahwa mode dan alam dapat hidup berdampingan dan saling menguntungkan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement