Share

13 Ekor Sapi Mati Akibat Wabah PMK, Kementan: Jangan Panik!

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Jum'at 13 Mei 2022 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 13 320 2593743 13-ekor-sapi-mati-akibat-wabah-pmk-kementan-jangan-panik-irjE8j9Xfe.jpg Ternak Sapi Mati Akibat Wabah PMK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah menetapkan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) telah menyerang setidaknya 6 Kabupeten di Indonesia. Sebanyak 4 diantaranya berada di Jawa Timur, dan 2 lagi di Aceh.

Setidaknya data terakhir dari Kementerian Pertanian (Kementan) terdapat 2.555 ekor sapi terkonfirmasi positif terjangkit virus PMK dan 13 ekor sapi mati akibat wabah tersebut.

Meski demikian Direktur Jenderal Peternakan, Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, Nasrullah mengatakan hingga saat ini pihaknya belum bisa menaksir berapa total kerugian materil peternak akibat adanya virus tersebut.

"Akan dihitung nanti pasti (kerugiannya)," kata Dirjen Nasrullah kepada MNC Portal, Jumat (13/5/2022).

Kementan menghimbau agar masyarakat tidak perlu panik akibat adanya wabah virus tersebut. Karena dikatakan bahwa virus ini tidak menular kepada manusia. Bahkan saat ini manusia juga masih bisa mengonsumsi daging sapi tapi dengan memperhatikan bagian daging yang dimakan.

Sedangkan untuk para peternak, Kementan juga telah menjanjikan bakal menciptakan vaksin untuk meningkatkan antibodi hewan ternak agar tidak mudah terjangkit penyakit.

Dijanjikan dalam konferensi pers bersama Kementan bahwa pihaknya bakal menghadirkan vaksin setidaknya kurang dari 28 hari sejak diumumkan pada konferensi persnya, Rabu 11 Mei yang lalu.

"Dari sekian banyak hewan ternak yang menjadi suspect ternyata bisa disembuhkan. Intinya dalam menghadapi PMK ini jangan panik,"kata Mentan dalam konferensi persnya.

Sambil menunggu vaksin hadir, Kementan juga mengambil beberapa langkah pertama dengan memberikan antibiotik kepada hewan-hewan ternak khususnya yang berada di wilayah 6 kabupaten yang terkonfirmasi adanya wabah PMK.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini