Share

Jokowi Izinkan Lepas Masker, KAI: Pelanggan Tetap Wajib di Kereta dan Stasiun

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Rabu 18 Mei 2022 16:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 18 320 2596207 jokowi-izinkan-lepas-masker-kai-pelanggan-tetap-diwajibkan-di-kereta-dan-stasiun-k0b98tvUw8.jpg Penumpang Kereta Tetap Diwajibkan Pakai Masker. (Foto: Okezone.com/KAI)

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan untuk syarat menggunakan masker pada moda transportasi publik, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun.

“Terkait syarat menggunakan masker pada moda transportasi kami, pelanggan tetap diwajibkan menggunakan masker selama dalam perjalanan kereta api dan saat berada di stasiun,” kata VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam keterangan resmi, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga: Simak! Ini Alasan Jokowi Perbolehkan Masyarakat Lepas Masker

Adapun masker yang digunakan merupakan masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu.

“Pelanggan harus mengganti masker secara berkala setiap 4 jam dan membuang limbah masker di tempat yang disediakan. Pelanggan diimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan,” ungkapnya.

Baca Juga: Bolehkan Masyarakat Lepas Masker, Jokowi Sebut Covid-19 Semakin Terkendali

Adapun aturan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya SE Kementerian Perhubungan Nomor 57 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Perkeretaapian pada Masa Pandemi Covid-19 tanggal 18 Mei 2022.

“Dalam rangka memperlancar proses pemeriksaan, KAI telah mengintegrasikan ticketing system KAI dengan aplikasi Peduli Lindungi untuk memvalidasi data vaksinasi dan hasil tes Covid-19 pelanggan.” paparnya.

Tak hanya itu, Pelanggan KA Jarak Jauh yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua (lengkap) atau ketiga (booster) tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen pada saat proses boarding

Untuk dapat naik kereta api, pelanggan harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), dan suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius.

"Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, KAI memberikan healthy kit kepada pelanggan KA Jarak Jauh yang berisikan masker dan tisu basah secara cuma-cuma." Pungkas Joni.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini