Share

Produksi Film KKN Desa Penari Habiskan Rp15 Miliar, Manoj Punjabi Blakblakan Untungnya

Viola Triamanda, Okezone · Kamis 19 Mei 2022 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 320 2596626 produksi-film-kkn-desa-penari-habiskan-rp15-miliar-manoj-punjabi-blakblakan-untungnya-la5mOOyqYb.jpg Blakblakan Keuntungan Bikin Film KKN Desa Penari. (Foto: Okezone.com/KKN Desa Penari)

JAKARTA - Film KKN Desa Penari menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Film yang sudah berkali-kali ditunda penayangannya, berhasil memecahkan rekor terbaru dunia perfilman Indonesia.

Pasalnya sejak awal penayangannya hingga saat ini film horor tersebut sudah menembus angka 6 juta penonton.

Baca Juga: Lokasi Badarawuhi Dililit Ular Film KKN di Desa Penari Dipercaya Jadi Jalur Nyi Roro Kidul ke Merapi

"Saya belum tau pasti jumlah angka penontonnya hingga hari ini, tapi sejauh ini trackingnya sudah mencapai penonton terlaris dan terbanyak dan Insya Allah naik terus" ucap CEO & Founder MD Entertainment, Manoj Punjabi pada acara Power Breakfast IDX Channel di Jakarta, Kamis (19/5/2022).

Menurutnya, berkat keyakinan terhadap hasil akhir film KKN di Desa Penari. Dirinya merelakan kesempatan untuk menayangkan film ini di platform penayangan film streaming dan rela menunggu selama dua tahun.

Baca Juga: Calvin Jeremy Fokus Berakting Setelah KKN di Desa Penari Raih Kesuksesan

"Dua tahun saya simpan film ini, tadinya mau rilis tanggal 24 Februari 2022, kita mundurin lagi karena PPKM. Jadi saya tunggu dan saya pertahankan padahal ada kesempatan untuk jual ke OTT, tapi kami tidak lakukan karena dalam hati kecil saya percaya bahwa film ini besar sekali" tegasnya.

Diketahui, total biaya produksi KKN di Desa Penari menghabiskan dana hingga 15 Miliar. Namun tentu saja keuntungan dari film ini juga tidak main-main.

"Kalau masalah pendapatan saya rasa bisa kira-kira di kalkulasikan sendiri. Harga tiket yang paling murah sekitaran 40-45 ribu jika dikalikan dengan 6 juta saja sudah berapa. Tapi ini bukan hanya keuntungan untuk MD Picture saja, tapi juga untuk bioskop dan perfilman Indonesia" pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini