Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tangkap Mafia Minyak Goreng, Presiden Jokowi: Saya Tidak Main-Main

Raka Dwi Novianto , Jurnalis-Kamis, 19 Mei 2022 |17:42 WIB
Tangkap Mafia Minyak Goreng, Presiden Jokowi: Saya Tidak Main-Main
Presiden Jokowi tindak tegas mafia minyak goreng. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada para penegak hukum agar terus melakukan penyelidikan terkait pelanggaran distribusi dan produksi minyak goreng.

Jokowi meminta agar para mafia minyak goreng tersebut dapat segera diproses hukum dan diadili.

"Mengenai dugaan adanya pelanggaran dan penyelewengan dalam distribusi dan produksi minyak goreng saya juga telah memerintahkan aparat hukum kita untuk terus melakukan penyelidikan dan memproses hukum para pelakunya," ujar Jokowi dalam keterangannya yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (19/5/2022).

 BACA JUGA:Minta Mafia Minyak Goreng Diberantas, Jokowi: Saya Tidak Mau Ada yang Bermain-main!

Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak mau ada oknum yang melakukan pelanggaran dan penyelewengan minyak goreng.

"Saya tidak mau ada yang bermain-main yang dampaknya mempersulit rakyat, merugikan rakyat," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya Jokowi secara resmi mengumumkan bahwa ekspor minyak goreng akan kembali dibuka.

Rencananya ekspor minyak goreng akan dibuka mulai Senin (23/5/2022) mendatang.

 BACA JUGA:Ekspor CPO dan Minyak Goreng Kembali Diizinkan Mulai 23 Mei

"Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga di industri sawit baik petani pekerja dan juga tanaga pendukung lainnya maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin 23 Mei 2022," jelasnya.

Jokowi menjelaskan bahwa sejak kebijakan larangan ekspor minyak goreng diterapkan, pemerintah terus memantau dan mendorong berbagai langkah -langkah untuk memastikan ketersediaan pasokan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Berdasarkan pengecekan langsung saya di lapangan dan juga laporan yang saya terima, alhamdulillah pasokan minyak goreng terus bertambah kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah sebesar kurang lebih 194 ribu ton perbulannya," paparnya.

"Dan pada bulan Maret sebelum dilakukan pelarangan ekspor pasokan kita hanya mencapai 64,5 ribu ton. Namun, setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April pasokan kita mencapai 211 ribu ton perbulannya melebihi kebutuhan nasional bulanan kita," tambahnya.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement