Share

Raih 2 Rekor MURI, Mantan Dirjen Pajak Jelaskan soal Single Identity Number

Heri Purnomo, Jurnalis · Jum'at 20 Mei 2022 15:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 20 320 2597456 raih-2-rekor-muri-mantan-dirjen-pajak-jelaskan-soal-single-identity-number-9sutvJazil.jpg Mantan Dirjen Pajak Hadi Poernomo Dapat Penghargaan MURI. (Foto: Okezone.com/MPI)

JAKARTA - Mantan Direktur Jenderal Pajak Hadi Poernomo mendapatkan penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penggagas Single Identity Number (SIN).

Hadi Poernomo mengatakan bahwa SIN bukan dosa. Dia menilai, SIN adalah sistem yang bisa menyelesaikan kebutuhan negara.

Baca Juga: Cerita Mantan Dirjen Pajak Wisuda S1 Sarjana Hukum di Usia 75 Tahun, Raih 2 Penghargaan MURI

"SIN itu bukan dosa, SIN itu sudah mempunyai defisini yang sederhana, di mana semua pihak di Indonesia wajib untuk membuka dan menyambung sistem kepajak, termasuk yang rahasia," ujarnya kepada wartawan usai menerima penghargaan rekor MURI di Jakarta Convention Center, Kamis (19/5/2022).

Bahkan menurutnya, SIN tersebut sudah diciptakan oleh Presiden Soekarno pada 31 Desember 1965 khususnya pasal 12 ayat 2.

Baca Juga: Negara Sudah Kumpulkan Rp8,28 Triliun dari Tax Amnesty Jilid II

"Langkahnya cuma satu, meniadakan rahasia bagi kementerian keuangan negara," ujarnya.

Kemudain sistem yang digagasnya sejak 2001 ini sekarang telah memiliki dasar hukum. Sehingga ia berharap mampu dijalankan secara konsisten keepannya.

Dasar hukum itu ialah Pasal 35 A UU No 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Kemudian Pasal 1, 2, 7, dan 8 UU No. 9 Tahun 2017 tentang Akses Informasi Keuangan untuk Kepentingan Perpajakan.

Dari dasar hukum tersebut, kata dia, seharusnya pemerintah sebagai pemegang mandat UU sudah dapat melakukan reformasi pengawasan perpajakan yang menyeluruh. Artinya mampu berwujud dalam pembentukan bank data perpajakan dan mampu melunasi utang negara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini