Share

Aneka Tambang Tbk (ANTM) Habiskan Belanja Modal Rp151 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis · Jum'at 27 Mei 2022 13:22 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 27 278 2601180 aneka-tambang-tbk-antm-habiskan-belanja-modal-rp151-miliar-bPNj8uLdXQ.jpg ANTM habiskan belanja modal Rp151 miliar. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memakai 30% anggaran belanja modal atau capex senilai Rp151 miliar dari total alokasi Rp508 miliar pada kuartal I-2022.

“Serapan belanja modal masih rendah sekitar 30% atau Rp 151 miliar,” kata Direktur Utama Antam, Nico Kanter di Jakarta, Kamis (26/5/2022).

Dia memastikan perseroan akan terus menggenjot penyerapan belanja modal lebih maksimal lagi di tahun ini.

 BACA JUGA:Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp4.000/Gram

Sedangkan Direktur Operasi dan Produksi Antam, I Dewa Wirantaya mengatakan secara garis besar umumnya di kuartal I-2022 persiapan capex untuk engineering dan teknis, kajian, dan sebagainya sehingga penyerapan capex memang akan berkurang.

Kemudian, untuk beberapa proyek yang berkaitan dengan capex di antaranya, yang saat ini sedang dalam progres berkaitan dengan smelter di Halmahera dan fasilitas pendikung lainnya.

Serta dalam perincian realisasi capex pada kuartal I-2022 ialah operating capex Rp30 miliar, berkaitan dengan joint venture (JV) Rp104 miliar, investasi lainnya Rp17 miliar.

Diketahui, ANTM terus berkomitmen melanjutkan proyek pengembangan strategis perusahaan.

Di mana pabrik feronikel berkapasitas 13.500 TNi per tahun di Halmahera Timur beserta dengan infrastruktur pendukung pabrik telah memasuki fase konstruksi proyek pada Maret 2022.

Sebagai informasi, ANTM dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga telah melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) terkait pengadaan pasokan listrik Smelter Feronikel Halmahera Timur di Maluku Utara untuk periode 30 tahun ke depan.

 BACA JUGA:Antam (ANTM) Raup Laba Rp1,47 Triliun, Naik 132%

Kegiatan ini merupakan inisiatif pengembangan hilirisasi nikel untuk baterai kendaraan listrik, pada April 2022, ANTM bersama-sama PT Industri Baterai Indonesia (Indonesia Battery Corporation (IBC)), dan PT Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co, Ltd (CBL).

Mereka tercatat telah melakukan penandatanganan Framework Agreement terkait insiatif pengembangan untuk inisiatif proyek baterai kendaraan listrik (EV battery) terintegrasi.

Adapun ANTM dan IBC juga menandatangani perjanjian serupa dengan LG Energy Solution.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini