"Biaya 100 dollar untuk wisman dan turis domestik sebesar Rp750 ribu Rupiah. Khusus untuk pelajar, kami berikan biaya Rp5.000 Rupiah saja," ujarnya.
Langkah ini, jelas Luhut, semata-mata demi menjaga kelestarian kekayaan sejarah dan budaya nusantara.
Nantinya juga semua turis harus menggunakan tour guide dari warga lokal sekitar kawasan Borobudur.
"Ini kami lakukan demi menyerap lapangan kerja baru sekaligus menumbuhkan sense of belonging terhadap kawasan ini sehingga rasa tanggung jawab untuk merawat dan melestarikan salah satu situs sejarah nusantara ini bisa terus tumbuh dalam sanubari generasi muda di masa mendatang," ujarnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.