Share

Bangun 29 Jembatan di Papua, Daerah Terisolir Mudah Diakses dan Kesenjangan Menurun

Iqbal Dwi Purnama, Okezone · Senin 06 Juni 2022 06:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 06 470 2606165 bangun-29-jembatan-di-papua-daerah-terisolir-mudah-diakses-dan-kesenjangan-menurun-STdJa7fJsR.jpg PUPR bangun 29 jembatan di Papua. (Foto: PUPR)

JAKARTA - Perintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun 29 jembatan di ruas Merauke - Sorong Kabupaten Telon Wondama, Papua Barat.

Melalui pembangunan jembatan ini diharapkan bisa membuka jalan untuk daerah-daerah yang terisolir karena tidak memiliki akses jalan yang memadai antar kabupaten kota.

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Barat Kementerian PUPR, Gunadi Antariksa mengatakan total panjang jembatan secara keseluruhan dari 29 Jembatan tersebut adalah 511,5 meter, yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp246,55 miliar pada TA 2022 melalui 6 paket pekerjaan.

ย BACA JUGA:Lantik Pejabat PUPR, Menteri Basuki: Jangan Salah Gunakan Kewenangan!

"Terbukanya konektivitas di Pulau Papua terutama di daerah pegunungan akan membuka keterisolasian wilayah, menurunkan harga barang-barang, dan mengurangi kesenjangan wilayah,โ€ ujar Gunadi dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (5/6/2022).

Adapun Paket pembangunan jembatan tersebut meliputi Jembatan Kampung Muri โ€“ Kwatisore (Batas Provinsi Papua) I sepanjang 90 meter dan Jembatan Kampung Muri โ€“ Kwatisore (Batas Provinsi Papua) II sepanjang 96,5 meter yang merupakan bagian pembangunan Trans Papua ruas Merauke โ€“ Sorong.

Menurutnya, selain jembatan Kementerian PUPR juga akan melanjutkan pembahasan ruas tol Papua Merauke-Sorong yang berada di kabupaten teluk Wondama seperti pembahasan jalan kampung muri sepanjang 20,28 Km.

Selain itu, proses pembangunan jalan juga dilakukan di Jalan Mameh โ€“ Windesi sepanjang 9,3 km, dan Jalan Simpang Tiga Mameh โ€“ Windesi sepanjang 11 km.

Gunadi menuturkan tayangan terbersit dari pembanguan di pulau cendrawasih itu adalah kondisi cuaca dan masih cukup banyak hutan. Sehingga ketika ada guyuran air hujan, kondisnya menjadi cukup lembab.

โ€œTantangan dalam pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Papua di antaranya kondisi cuaca dan alamnya yang masih berupa hutan dengan kondisi geografi cukup berat hampir pada semua segmen," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini