Share

Tambah Angkutan Feeder LRT dan BRT di Palembang, Menhub: Semakin Terintegrasi

Azhfar Muhammad, Jurnalis · Minggu 12 Juni 2022 11:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 12 320 2610066 tambah-angkutan-feeder-lrt-dan-brt-di-palembang-menhub-semakin-terintegrasi-zd9dHbC2Lj.jpg Menhub Budi Karya Sumadi (Foto: Kemenhub)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meluncurkan layanan angkutan tambahan atau feeder berupa angkutan kota (angkot), sebagai angkutan pengumpan Light Rapid Transit (LRT) dan Bus Rapid Transit (BRT) Sumsel di Palembang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan di awal operasionalnya, layanan feeder ini akan melayani dua rute, yakni: rute pertama yaitu lintas Talang Kelapa - Talang Buruk via Asrama Haji dengan panjang rute 20,4 Km.

Rute kedua yaitu lintas Asrama Haji - Sematang Borang via jalan Noerdin Panji dengan panjang rute 40.2 Km. Ke depannya, layanan rute feeder akan terus ditambah.

“Dengan adanya feeder ini dapat membuat angkutan umum terintegrasi, Kita terus sosialisasikan penggunaan angkutan umum agar kehadirannya bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Naiklah angkutan umum agar Palembang tidak macet dan udara menjadi lebih bersih,” kata Menhub dalam keterangan resmi, Minggu (12/6/2022).

Menhub menjelaskan, upaya meningkatkan minat masyarakat untuk naik angkutan massal tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Butuh kolaborasi pentahelix yang baik antara pemerintah pusat dan daerah, akademisi, pebisnis, komunitas masyarakat, dan juga media.

“Maka dari itu, saya di Palembang bersama Pak Gubernur, Walikota dan sejumlah tokoh masyarakat Sumsel, ingin menyampaikan pesan dengan lebih luas dan masif kepada masyarakat Palembang, untuk sama-sama memanfaatkan angkutan umum yang sudah disediakan,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumsel Herman Deru mendukung penuh langkah Kemenhub untuk meningkatkan kualitas layanan angkutan umum di kota Palembang dan sekitarnya. “Kita berharap makin banyak lagi masyarakat Palembang dan sekitarnya yang menggunakan angkutan umum,” katanya.

Seperti diketahui Maret lalu, Kemenhub telah mencanangkan Gerakan Nasional Kembali Ke Angkutan Umum yang dilaksanakan di kota Palembang.

Kota Palembang menjadi contoh atau role model transportasi yang lengkap dan terintegrasi di Indonesia, karena memiliki angkutan umum yang lengkap, mulai dari BRT, LRT, angkot, sampai ke angkutan sungai yang saling terhubung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini