Share

Update Proyek Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Rp5,5 Triliun

Iqbal Dwi Purnama, Jurnalis · Senin 13 Juni 2022 07:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 13 320 2610369 update-proyek-tol-cileunyi-sumedang-dawuan-cisumdawu-rp5-5-triliun-Ujo4qJyZiQ.jpg Proyek Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). (Foto: Okezone.com/PUPR)

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memberi instruksi terkait pembangunan jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Dirinya minta pengerjaan Tol Cisumdawu dipercepat, namun juga pengawasannya diperketat.

Menteri Basuki pun koordinasi antara Ditjen Bina Marga dan BUJT lebih dioptimalkan terutama terkait pengawasan teknis atas kondisi lapangan untuk mempercepat penyelesaian Jalan Tol Cisumdawu.

Baca Juga: Tinjau Tol Cisumdawu, Menteri Basuki Minta BUJT Kerjakan Serapi Mungkin

"Pastikan pemadatan jalan dilaksanakan serapi mungkin sesuai spesifikasi dengan memperhatikan drainase serta autograding agar jalan tidak bergelombang," ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Senin (13/6/2022).

Menteri Basuki juga berpesan agar menambahkan nilai estetika dan lingkungan dengan menanam pohon-pohon besar di sisi jalan tol agar masyarakat merasa nyaman dan senang saat berkendara melewati Jalan Tol Cisumdawu.

Baca Juga: 5 Proyek Strategis BPJT, Ada Stasiun Pondok Rajeg hingga Pembangunan Area Traffic Control System Terpadu Jabodetabek

"Penutup lereng agar didesain menggunakan pola yang berbeda sepanjang Tol Cisumdawu. Namun pada lereng tanah yang tidak memerlukan penutup dapat dilaksanakan penghijauan dengan lebih memerhatikan nilai artistik dan lingkungan misalnya dengan penanaman bunga," sambung Menteri Basuki.

Sebagai informasi pembangunan Jalan Tol Cisumdawu terdiri dari 6 seksi yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dengan biaya konstruksi Rp5,5 triliun.

Dari keenam seksi, Seksi 1 Cileunyi-Pamulihan sepanjang 11,45 km dan Seksi 2 Pamulihan-Sumedang sepanjang 17,05 km dikerjakan oleh Pemerintah. Seksi 1 sudah operasional 100%, sedangkan progres fisik Seksi 2 mencapai 90,88 %.

Kemudian Seksi 3-6 dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT). Untuk Seksi 3 dari Sumedang ke Cimalaka sepanjang 4,05 km konstruksinya telah rampung 100%.

Kemudian pembangunan Seksi 4 Cimalaka - Legok sepanjang 8,20 km konstruksinya sudah 44,76%, dan seksi 5 Legok - Ujung Jaya sepanjang 14,9 km progres konstruksinya sebesar 47,28%. Sedangkan Seksi 6 Ujung Jaya-Dawuan progres konstruksinya sudah 96,16%.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini