Share

Mendag Zulkifli: Minyak Goreng Curah Tidak Dihapus, tapi...

Ikhsan Permana, MNC Portal · Kamis 16 Juni 2022 14:21 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 16 320 2612666 mendag-zulkifli-minyak-goreng-curah-tidak-dihapus-tapi-PZXML39oY8.jpg Minyak goreng curah dihapus (Foto: Antara)

JAKARTA – Minyak goreng curah akan diganti perlahan dengan minyak goreng kemasan. Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengupayakan pergantian kemasan minyak goreng curah dari kemasan plastik biasa menjadi kemasan sederhana.

"Tadi kita liat minyak curah itu kan problem distribusinya pakai jerigen, saat jerigen itu dipindahkan ya bisa yang dua liter gak kebagian kan, jadi untuk bocor tuh peluangnya besar, kalau sudah di packing satu liter satu liter tidak di jerigen, itu saya kira tidak mudah (bocor)," papar Mendag di Pasar Cibubur Jakarta Timur, Kamis (16/6/2022).

Ia menegaskan bahwa minyak goreng curah tidak akan dihapus, namun akan diubah menjadi minyak goreng dengan kemasan sederhana.

"Saya tidak mengatakan dihapus, tapi harus lebih baik saja, jangan bilang dihapus, tidak ada. Jalan keluarnya seperti kemasan sederhana," ujarnya.

Menurutnya, penggunaan kantong plastik biasa untuk mengemas minyak curah terlihat tidak sehat.

"Saya lihat, kan ada packing sederhana kalau packingnya kantong plastik itu saya lihat tidak sehat lah," jelasnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Namun penggunaan kemasan sederhana diungkapkannya akan memerlukan dana tambahan sekitar Rp500.

"Nah itu di packing yang sederhana gitu kan bagus. Cuma itu ongkosnya 500 kan. Nah 500 itu masa suruh produsen, ini saya kira yang harus kita rumuskan bareng-bareng. Dari mana dananya. Habis ini kan saya akan ada rapat," ungkapnya.

Zulkifli menerangkan perlu waktu dua sampai lima bulan ke depan untuk melakukan perubahan dari minyak goreng curah ke minyak goreng kemasan sederhana.

"Kalau curah dihapus, ini belum siap, tambah rusak lagi, bertahap. Harus jelas peta jalannya, kemasan perlu waktu dua, tiga, lima bulan ke depan," terangnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini