Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

APBD Rp200 Triliun Nganggur di Bank, Sri Mulyani: Ironis Ada Dananya tapi Enggak Dijalankan

Michelle Natalia , Jurnalis-Jum'at, 17 Juni 2022 |07:56 WIB
APBD Rp200 Triliun <i>Nganggur</i> di Bank, Sri Mulyani: Ironis Ada Dananya tapi Enggak Dijalankan
Sri Mulyani kesal dana APBD hanya dipakai untuk gaji PNS (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kesal dengan realisasi belanja modal Pemerintah Daerah (Pemda) yang masih minim. Dia bahkan mengatakan bahwa hal ini ironis mengingat pemerintah pusat secara rutin mentransfer dana ke daerah.

"Rutin transfer dari pemerintah pusat ke daerah, tapi realisasi belanja modal untuk pembangunan infrastruktur dasar masih sangat minim. Malah Pemda lebih suka menaruh uangnya di bank," ujar Sri dalam arahannya kepada Gubernur dan Walikota di Kantor Kemendagri Jakarta, dikutip Jumat (17/6/2022).

Dia mengatakan, hal ini justru bukan karena tidak ada uangnya. Ada beberapa persyaratan, tetapi dia mencatat bahwa daerah masih memiliki Rp200 triliun yang mengendap di bank.

"Jadi ini, kan, menggambarkan ada ironis. Ada resources, ada dananya, tapi enggak bisa dijalankan," keluhnya.

Bahkan, Sri mengatakan bahwa belanja Pemda justru minus 17% pada akhir Mei 2022, dari semula Rp270 triliun menjadi Rp 223 triliun.

"Belanja kita tahun ini minus 17% dari belanja kita tahun lalu. Catat, minus 17% bukan minus 1%, atau 5%. Bapak Ibu sekalian nanti akan perlu melihat, apa yang menjadi kendala," tegasnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement