Share

Pertemuan PPA dan Merpati Air Berujung Ribut, Ini Penyebabnya

Suparjo Ramalan, iNews · Kamis 23 Juni 2022 19:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 06 23 320 2617100 pertemuan-ppa-dan-merpati-air-berujung-ribut-ini-penyebabnya-4Q9N5GgNhn.JPG Merpati Air pailit. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Manajemen PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA dan Tim Advokasi Paguyuban Pilot Eks PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) sempat adu mulut.

Kejadian ini sebelum PPA dan eks karyawan Merpati melakukan pertemuan tertutup di Menara Mandiri, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022).

Kejadian bermula saat manajemen PPA tidak mengizinkan Tim Advokasi Paguyuban Pilot Merpati mengikuti pertemuan tersebut.

 BACA JUGA:Maskapai Merpati Pailit, Bayar Pesangon Karyawan Capai Rp312 Miliar

Sikap PPA ini memancing emosi David Sitorus, salah satu Tim Advokasi, yang hadir mendampingi klien-nya.

Menurutnya, selaku kuasa hukum eks karyawan Merpati, dirinya berhak mengikuti jalannya pertemuan tersebut.

Dia menilai penolakan PPA mengindikasikan adanya penjegalan pembayaran hak eks karyawan maskapai penerbangan pelat merah ini.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Kalau begini, seperti ini kejadiannya, berarti kami menduga PPA atau pihak yang lain ada upaya menjegal usaha-usaha kami untuk memenuhi hak karyawan tersebut, kan kami sah untuk hadir, kami kuasa hukum kok untuk klien kami, kenapa mesti dipersulit," ungkap David saat ditemui wartawan hari ini.

Manajemen PPA memang memberikan undangan pertemuan resmi kepada seluruh perwakilan lembaga karyawan eks Merpati.

Undangan ini pun bersifat tertutup dan tidak ditujukan untuk kehadiran Tim Advokasi Paguyuban Pilot Eks Merpati Nusantara.

Hanya saja, David merasa berhak turut andil dalam pertemuan tersebut. Pasalnya, dia dan rekan-rekannya adalah kuasa hukum yang wajib mendampingi klien.

"Dari undangan yang saya sebar, itu diundang seluruh perwakilan dari lembaga karyawan. Kan perlindungan karyawan ini kan bukan PPN aja, ada PPN Pilot, PPN Pegawai, kan begitu," jelasnya..

David memang mengklaim pertemuan antara manajemen PPA dan eks karyawan Merpati terkait kejelasan hak eks karyawan pasca Merpati dipailitkan Pengadilan Negeri Surabaya beberapa pekan lalu.

"PT PPA mengundang seluruh perwakilan eks karyawan eks Merpati untuk hadir untuk membahas mengenai pemenuhan hak-hak karyawan eks Merpati," jelasnya.

Dia mencatat saat Merpati Nusantara Airlines dinyatakan pailit pada 2 Juni 2022 oleh Pengadilan Negeri Surabaya, menimbulkan ketidakpastian mengenai pembayaran hak eks karyawan yang belum dibayarkan sejak 2014 lalu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini